oleh

Modus Penipuan, Masyarakat Diminta Lebih Selektif dalam Menggunakan Media Sosial

benuanta.co.id, NUNUKAN – Beredar sebuah postingan dari aplikasi sosial media yakni facebook (fb), atas nama akun Ratnawati Fitriah di beberapa group di Nunukan.

Dalam unggahannya tersebut, Ratnawati mengatakan anaknya tengah sakit demam dan membutuhkan uang untuk membeli obat dan ingin menukarkan sebuah kursi dengan uang Rp 50 ribu.

“Saya ada kursi bun, karena sudah lama tidak pernah terpakai lagi, tapi masih bagus bun 50 ribu saja buat beli obat Paracetamol,” katanya di dalam postingan akun Ratnawati Fitriah.

Dalam postingannya lagi, yang bersangkutan mengatakan tidak punya uang untuk membawa anaknya ke puskesmas dan tinggal di rumah kontrakan di Jalan H Robansyah Mansalong RT. 03 Libang, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.

Sementara itu, saat ditelusuri oleh benuanta.co.id, akun atas nama Ratnawati Fitriah tersebut telah dihapus, salah satu warganet atas nama Mawar Kasih lantaran mengatakan hampir tertipu dengan postingan tersebut.

Baca Juga :  Ngaku-ngaku Punya Usaha Rumput Laut, Pria Ini Rupanya Pencuri

“Saya hampir ketipu kemaren sumpah, untung ada yang DM katanya penipu. Yang punya akun ngotot membawa-bawa nama Allah, Akhirnya saya tidak jadi transfer, malah saya dimaki karena tidak jadi transfer uang.” ungkapnya di sebuah kolom komentar.

Sementara itu, Kepala Desa Mansalong, Pangiran Eddy menyatakan bahwa orang yang menulis di dalam postingan tersebut atas nama Ratnawati Fitriah bukan warga Desa Mansalong.

“Itu bukan orang Mansalong, bahkan warga di sini tidak ada yang mengenalnya maupun anak yang ada di dalam postingan tersebut,” ujar Eddy kepada benuanta.co.id, Sabtu (18/6/2022)

Bahkan Eddy mengatakan bahwa alamat Jalan H Robansyah Mansalong RT. 03 Libang yang disebutkan dalam postingan tersebut tidak tepat.

“Dari alamat yang disebutkan saja sudah salah, disebutkan Libang sedangkan di Libang sendiri tidak ada Jalan H Robansyah,” katanya.

Baca Juga :  Over Kapasitas, 924 WBP Lapas Nunukan Napi Narkoba

Jalan H Robansyah adalah nama jalan yang ada di Desa Mansalong namun saat staff Desa sudah ke alamat tersebut yang mana hanya ada 1 kontrakan di daerah itu namun tidak ada yang mengenal orang tersebut.

“Kita juga sudah masukkan postingan tersebut ke dalam grup WhatsApp warga Desa Mansalong namun memang tidak ada yang mengenalnya, saya juga sudah koordinasi dengan Kades Libang dan orang tersebut tidak ada di Desa Libang,” bebernya.

Ditambahkannya, bahwa tujuan dari postingan tersebut memang modus penipuan dan mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Desa Mansalong agar tidak mudah percaya dengan postingan seperti itu.

“Masyarakat harus selektif dalam melihat postingan yang ada di media sosial, harus mencari tahu dulu kebenarannya seperti apa jangan langsung mentransfer uang karena sekarang banyak modus penipuan seperti ini.” imbuhnya.

Baca Juga :  Tertunda 2 Tahun, 52 CJH Nunukan Akhirnya Berangkat ke Baitullah

Terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Nunukan, IPTU Supriadi mengatakan belum mendapatkan laporan terkait postingan di akun Facebook tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan, namun kami akan telusuri postingan tersebut,” ujar Supriadi kepada benuanta.co.id, Sabtu (18/6/2022)

Supriadi juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan agar lebih berhati-hati dengan postingan yang meminta bantuan, dan tawaran-tawaran barang jenis apapun melalui media sosial jika sumbernya tidak jelas karena itu adalah modus penipuan.

“Jika menemukan postingan seperti itu segera laporkan ke pihak yang berwajib (polri), karena kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan.” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K
Editor: Matthew Gregori Nusa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

one × four =