oleh

Jerat Kasus Hasbudi, Polres Bulungan Masih Fokus ke Minerba

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kasus ilegal mining yang menyeret nama salah satu oknum polisi bernama Briptu Hasbudi terus bergulir. Polres Bulungan yang menangani kasus ini terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bulungan.

Sesuai petunjuk jaksa melalui berkas P19 yang telah dikembalikan kepada penyidik. Tidak ada pasal tambahan yang dimasukkan, melainkan hanya pasal tentang mineral dan batubara (Minerba).

“Kita memang hanya memasukkan pasal pertambangan, dari awal kita tidak memasukkan pasal tentang TPPU,” ucap Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar kepada benuanta.co.id, Jumat 17 Juni 2022.

Setelah menerima pertimbangan dari kejaksaan, pihaknya belum bisa menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pasalnya dari awal ekspose perkara kepada awak media, hanya menerapkan Pasal 158 Juncto Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu bara.

“Sampai dengan saat ini penyidikan kalau untuk ilegal mining, kami belum memasukkan pasal TPPU, hanya undang-undang Minerba,” bebernya.

Hingga saat ini Hasbudi masih dalam penahanan di rumah tahanan (Rutan) Polres Bulungan. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan penyidikan, pemberkasan dan hal lainnya.

Untuk diketahui, ilegal mining itu terungkap pada 30 April 2022. Waktu itu setidaknya ada 5 orang yang diamankan diantaranya MI sebagai koordinator lapangan, HR sebagai mandor, MS sebagai penjaga bak, BU dan IG sebagai sopir truk sewaan di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak.

Selain itu diamankan juga 3 unit alat berat eskavator, 2 truk, 4 drum Sianida dan 5 karbon perendaman. Lalu di tanggal 4 Mei 2022 diamankan lagi 2 orang yakni Hasbudi sebagai pemilik dan ML sebagai koordinator. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Klik link Video di Bawah👇

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

17 − 10 =