oleh

Disdik Tana Tidung Mulai Buka PPDB Tahun 2022

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tana Tidung (KTT) mulai melakukan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Berbeda dengan PPDB tahun sebelumnya, PPDB tahun 2022 ini Disdik akan membuka 4 jalur penerimaan siswa-siswi sekolah.

Kepala Disdik Tana Tidung, Jafar Sidik mengatakan ada 4 jalur PPDB yang akan dibukan pada tahun 2022 ini yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi.

Di mana 4 jalur itu tidak hanya berfungsi sebagai penempatan sekolah peserta didik saja. Tapi juga mengkondisikan sekolah agar mendapat pembagian peserta didik yang merata agar tidak terjadi penumpukan peserta didik pada satu sekolah saja.

“Sudah kita sosialisasikan ke sekolah-sekolah dan kita harap pihak-pihak sekolah nantinya sudah siap melaksanakannya,” kata Jafar Sidik pada Rabu, 15 Juni 2022.

Pria yang akrab disapa Jafar itu juga menjelaskan jika jalur zonasi nantinya hanya akan diperuntukan kepada pendaftar yang telah berdomisili di zona yang ditentukan.

“Tapi mereka nantinya juga bisa mendaftar di luar dari zona mereka melalui jalur afirmasi dan prestasi, namun harus ada beberapa syarat yang harus terpenuhi. Karena untuk di KTT pendaftar juga tidak bisa kita paksakan untuk mengikuti zona, karena kondisi kita berbeda dengan daerah lain,” ujarnya.

Sedangkan untuk jalur afirmasi Jafar menerangkan, hanya diperuntukkan bagi pendaftar dari keluarga tidak mampu, maupun disabilitas yang berdomisili di dalam dan luar zona. Hanya saja pada penerapannya jalur afirmasi ini memiliki kouta yang terbatas.

“Kalai tidak saya koutanya sekitar 15 persen untuk SD, dan untuk SMP juga sama 15 persen dari kuota. Tapi mereka tetap kita arahkan ke sekokah lain, jika sekolah yang dituju sudah memenuhi kouta dan hal itu bisa dilakukan, tapi pendaftar juga harus siap jika diletakan di sekolah lain,” terangnya lagi.

“Kalau jalur orangtua, itu menyesuaikan dengan kondisi penempatan kerja orangtua. Sedangkan prestasi itu menyesuaikan prestasi si pendaftar,” imbuhnya.

Meski demikian, beberapa sekolah yang ada di KTT ternyata juga diberikan pengecualian khusus untuk tidak melakukan 4 jalur yang ditetapkan itu.

Seperti Seperti SMPN Negeri Terpadu Unggulan 1, SMPN Negeri 4 Tana Tidung, SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, SD Negeri 003 Tana Tidung dan SDN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung.

“Karena sekolah – sekolah ini, ada yang melaksanakan full day, penerapan asrama hingga berada di Lokasi terpencil, makanya kita kecualikan,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Nicky Saputra

Klik link Video di Bawah👇

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 + 18 =