oleh

10 Anggota Khilafatul Muslimin Terdeteksi di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, menegaskan keberadaan Khilafatul Muslimin di Kota Tarakan, tidak dapat diperkenankan melakukan aktivitas.

Diketahui sejak tahun 2020, organisasi kekhalifahan itu enggan melakukan pendaftaran secara resmi kepada Kesbangpol Tarakan.

Hadirnya Khilafahtul Muslimin di Bumi Paguntaka, yang dipelopori Amir (Pemimpin) Regional Kalimantan menurut Kesbangpol enggan mematuhi Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan.

“Memang ada di Tarakan, tetapi Khilafahtul Muslimin tidak terdaftar di Kesbangpol Kota Tarakan,” ujar Kepala Kesbangpol Tarakan Muhammad Haris kepada benuanta.co.id, Senin (13/6/2022).

Haris menyebut sejauh ini pihaknya mendeteksi Khilafahtul Muslimin telah mengajak warga Tarakan untuk bergabung organisasi tersebut.

“Berdasarkan laporan tim, sekitar 10 orang sudah tergabung Khilafahtul Muslimin. Seharusnya tidak boleh beraktivitas. Secara administratif keberadaan KM tidak terdaftar di Kesbangpol,” tegas Haris.

Berita terkait :

Meski tak pernah terdaftar di berbagai instansi terkait, Haris membenarkan Khilafahtul Muslimin telah melakukan aktivitas peribadatan.

Tak kalah penting, Kesbangpol Kota Tarakan menekankan seluruh kelompok masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan (Ormas) wajib menganut dan mengamalkan ideologi Pancasila.

“Supaya tidak melenceng dari Pancasila, maka itu harus ada pengawasan. Setiap akhir tahun, ormas yang terdaftar harus melaporkan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan,” urainya.

Dijelaskan Haris, pada dasarnya pemerintah tidak melarang adanya organisasi keagamaan dan kesukuan, dengan catatan harus taat asas dan hukum. Hal tersebut dimaksud yakni mendaftarkan diri dan melaporkan ke Kesbangpol.

Khilafatul Muslimin merupakan sebuah organisasi keagamaan Indonesia yang mengusung ideologi khilafah. Organisasi tersebut didirikan oleh Abdul Qadir Baraja pada 1997 dan berpusat di Lampung.

Khilafahtul Muslimin semakin terkuak kabarnya setelah organisasi itu melakukan konvoi keliling daerah untuk mengumandangkan kekhilafahan. Kini Khalifah Abdul Qadir Baraja dan pengurus di sejumlah daerah, diketahui telah diamankan pihak kepolisian. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five × two =