benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Sempat vakum lebih dari 5 tahun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Perwakilan Kabupaten Tana Tidung (KTT) akhirnya kembali diaktifkan setelah diresmikan Ketua KONI Kaltara, Nasir, di gedung serba guna, Sekolah Terpadu 01 KTT, Selasa, 7 Juni 2022.
Ketua KONI Kaltara Nasir, mengatakan dengan dikukuhkannya kepengurusan KONI KTT ia berharap olahraga di KTT dapat kembali bergerak maju tidak stagnan.
“Harapan semua orang seperti itu, makanya KONI KTT kita bentuk agar dapat menaungi semua cabang olahraga yang akan diperlombakan,” kata Nasir.
Ia menambahkan terbentuknya KONI KTT ini juga bertujuan sebagai pembinaan atlet dan wadah untuk para atlet Kabupaten dalam mengikuti ajang kejuaraan.
“Selama tidak aktif kebanyakan atlet di KTT ikut kejuaraan dengan background dan dana swadaya bahkan pribadi sehingga dengan adanya KONI KTT, kita berharap agar para atlet ini tidak lagi menggunakan nama swadaya atau pribadi dalam ikut kejuaraan. Tapi menggunakan nama daerahnya,” ujarnya.
Tak hanya itu, Nasir juga membeberkan kalau terbentuknya KONI KTT ini juga merupakan salah satu syarat untuk terselenggaranya event Pekan Olahraga Nasional Tingkat Provinsi (Porprov) yang rencananya akan digelar pada tahun ini.
“Setiap Daerah harus punya KONI yang menaungi para atletnya agar bisa mengikuti porprov dan bisa terlaksana semua daerah yang berada dalam naungan provinsi harus memiliki KONI juga,” terangnya.
Sementara itu, Bupati KTT Ibrahim Ali berharap agar kepengurusan KONI KTT yang baru ini dapat segera berjalan agar bisa mempersiapkan diri dalam mengikuti porprov pertama di Kaltara.
“Harus segera kita kejar karena KTT sendiri memiliki beberapa cabor andalan yang sudah terbukti berprestasi. Makanya usai dilantik saya meminta agar semua pengurus KONI KTT segera berjalan cepat,” kata bupati.
Pemkab KTT telah menyiapkan dana hibah sebesar Rp 150 juta agar KONI yang baru terbentuk ini bisa segera berjalan.
“Dana awal segitu kemungkinan pasti akan kita tambah tapi kita juga harus menyesuaikan progres KONI nanti seperti apa dan kesanggupan APBD kita juga seperti apa. Karena APBD kita juga saat ini banyak mengalami pemotongan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







