benuanta.co.id, BULUNGAN – Infrastruktur jalan yang baik dan terakses dengan mudah menjadi dambaan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara), terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan. Pasalnya hingga saat ini masih ada daerah di Kaltara yang perlu penanganan serius persoalan infrastruktur tersebut.
Usai melakukan peninjauan ke beberapa daerah di perbatasan, Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP melihat infrastruktur jalan yang masih butuh perhatian. Kata dia, di Kaltara ada 3 instruksi khusus berkenaan dengan jalan, yaitu paralel ke Krayan kemudian menuju ke Apau Kayan dan Mansalong ke Tau Lumbis.
“Ke Krayan kemudian ke Apau Kayan itu yang tengah berjalan. Kemudian dari Mansalong ke Tau Lumbis itu juga nanti tembus ke Krayan tapi itu terhenti. Kita harapkan itu dilanjutkan, karena pembangunan PLBN juga dikerjakan,” ucap Yansen TP kepada benuanta.co.id, Jumat 3 Juni 2022.
Dia menuturkan jika jalan itu tembus melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN), prospeknya ke depan sangat bagus. Sebab ada 2 negara bagian di Malaysia yang akan di tuju yakni Sabah dan Serawak sehingga menjadi keuntungan bagi Indonesia.
“Jalan itu salah satunya itu khusus ke Sabah, otomatis arus keluar masuk manusia akan tinggi di situ. PLBN Labang itu adalah inter poin yang menghidupkan juga,” jelasnya.
Wagub Kaltara menjelaskan jalan lingkar perbatasan ini menghubungkan beberapa wilayah, di antaranya Mansalong, Lumbis Ogong, Lumbis Pansiangan, Lumbis Hulu, ke Mentarang dan masuk ke Krayan.
“Di Krayan itu sudah dibangun jalannya dan ini mutlak dibangun. Saya laporkan ke pak Gubernur kemarin, kita harus minta lagi ke pemerintah pusat untuk melanjutkan, harus ditembuskan,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







