benuanta.co.id, NUNUKAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura hafid hadir di upacara secara daring dari Kantor Bupati Nunukan.
Secara nasional upacara ini dilaksanakan di berbagai tempat di Tana Air. Mulai dari Lapangan Pancasila Ende, Kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara hingga Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Hadir juga secara langsung Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi, serta Wakil Presiden Republik Indonesia, pimpinan lembaga negara, pemerintahan daerah, kementerian/lembaga, provinsi, kabupaten/kota, perwakilan negara sahabat di indonesia, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan para tokoh serta seluruh tamu undangan secara luring dan daring.
Bupati Laura yang hadir secara daring menggunakan Pakaian Khas Daerah (PKD) Tidung, dan didampingi oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, serta terlihat juga Ketua DPRD Nunukan H. Leppa, serta beberapa Forkompinda di Nunukan.
Presiden RI Joko Widodo dalam amanatnya menyampaikan peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat dan bernegara.
Kendati Pancasila telah menyatu dengan kehidupan masyarakat Indonesia sejak lama, tetapi tantangannya tak pula semakin ringan.
Justru, terdapat hal yang harus diwaspadai. Di antaranya berupa meningkatnya rivalitas antar pandangan dan ideologi transnasional yang memasuki lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategi.
“Perlunya pendalaman nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dengan cara baru. Yakni, memanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus Pancasila sebagai pondasi dalam pengembangannya yang berkeindonesiaan,” kata Joko Widodo.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda untuk bersatu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Nunukan, Joned mengatakan pihaknya akan mengimplementasikan amanah Presiden Jokowi dengan memperkuat komitmen Pancasila di wilayah perbatasan.
“Untuk merawat keutuhan kedaulatan NKRI sekaligus membangun peradaban yang lebih maju, sehingga Nunukan sebagai wilayah perbatasan bisa menjadi etalase bangsa Indonesia yang bermartabat di mata negara tetangga,” ujar Joned. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







