Ngaku Babinsa Demi Raup Uang, Mantan Tukang Masak Ini Ditangkap

benuanta.co.id, TARAKAN – Seorang pria yang mengaku Babinsa berhasil diringkus personil Kodim 0907/Tarakan pada Senin malam (30/5/2022). Pria yang telah berkeluarga ini, diamankan setelah sekian lama menyalahgunakan nama institusi dan diduga memeras warga.

Pihak Kodim 0907/Tarakan sebelumnya telah menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan Babinsa yang melakukan pemerasan. Namun, ketika dilakukan pengecekan oleh Kodim 0907/Tarakan ternyata pria berinisial F itu adalah oknum warga sipil yang mengaku-ngaku Babinsa.

Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana melalui Pjs Dan Unit Kodim 0907/Tarakan, Letda Inf Jomensen Hutajulu membenarkan kejadian tersebut.

“Delapan hari yang lalu, warga telah melaporkan kepada pihak Kodim ada seorang yang mengaku Babinsa. Dia (pelaku) meminta-minta di tempat makan, toko dan warga. Begitu kita cek ternyata dia bukan Babinsa,” ujar Letda Inf Jomensen Hutajulu kepada benuanta.co.id, Senin malam di Makodim 0907/Tarakan.

Baca Juga :  Sering Disalahpahami, Ini Penjelasan 99 Kategori Pekerjaan di KTP

Tak menunggu lama, personil Kodim 0907/Tarakan kemudian bergegas mengamankan Babinsa gadungan itu, setelah menerima informasi dari warga tentang keberadaan pelaku sekitar pukul 19.00 WITA.

Pihaknya bersama personil mendapat informasi bahwa F berada di Kelurahan Kampung Satu dan akhirnya F berhasil diringkus tanpa perlawanan. Untuk selanjutnya, pria ini akan diserahkan kepada Polres Tarakan guna melanjutkan pemeriksaan.

“Kemudian diikuti oleh anggota Kodim, ternyata benar pelaku ada disitu dan motornya ada di depan rumah. Saat kami gedor, yang punya rumah mengaku dia tidak ada di tempat. Saat kami periksa, ternyata dia ada di dalam kamar lalu kami bawa ke kodim,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Tarakan Meningkat

F yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang masak, diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah warga. Bahkan, hal itu menurut Jomensen, sangat merugikan citra institusi TNI.

Menurut informasi yang diperoleh benuanta.co.id dari pihak Kodim, pelaku F juga mengaku-ngaku sebagai Marinir TNI AL dan Babinkamtibmas.

“Tidak ada kekerasan, tetapi pemerasan ada. Sudah banyak yang diperas termasuk uang, barang dari masyarakat. Kalau penyalahgunaan atribut TNI tidak ada, tetapi instansi ada. Dia (F) mengatasnamakan Kodim 0907/Tarakan dan Babinsa,” lanjut perwira TNI AD berpangkat balok satu itu.

Babinsa gadungan yang meresahkan masyarakat ini, pun mengakui perbuatan khilafnya. Dirinya nekat mengaku-ngaku anggota TNI lantaran ingin mendapatkan uang dengan mudahnya. Tak jarang F mengelabui warga dengan modusnya yang mengaku abdi negara.

Baca Juga :  Pakaian Bekas Ilegal Asal Malaysia Masuk Kaltara, Dua Pelaku Ditangkap

“Karena saya khilaf, saya merasakan ingin mendapat uang secara instan. Sudah sekitar 3 mingguan saya melakukan ini, karena ingin dapat uang dengan instan,” jelas F kepada awak media.

Sejumlah tempat yang kerap dijajaki aksinya yakni Kelurahan Kampung 1, Kampung 6, rumah makan, rumah warga dan petani rumput laut.

“Saya ke rumah warga pinjam uang 50 ribu untuk kebutuhan saya, makan dan beli rokok. Saya juga pernah minta uang Rp 150 ribu, 200 ribu ke petani rumput laut yang saya kenal,” tutup F. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *