benuanta.co.id, TARAKAN – Puluhan juta rupiah dana Program Indonesia Pintar (PIP), gagal disalurkan kepada 79 pelajar SDN 001 Tarakan pada Sabtu pagi (28/5/2022). Pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan mengakui bahwa dana tersebut hilang di tangan Staf Tata Usaha (TU).
Lantaran hal tersebut, pihak SDN 001 Tarakan harus menunda penyaluran dana tersebut kepada puluhan orang tua siswa.
Informasi yang diperoleh tim benuanta.co.id, dari beberapa sumber terpercaya, sejumlah orang tua penerima bantuan pendidikan itu diduga merasa kecewa dan mendesak agar hal itu dapat diperjelas pihak sekolah.
Kepala SDN 001 Tarakan, Suriansyah tak menampik terkait ludesnya dana puluhan juta oleh Staf TU di sekolah yang dipimpinnya. Namun demikian, ia memastikan penyaluran dana PIP akan berlanjut dalam waktu dekat.
“Pengakuan staf TU, uang yang diambil melalui bank BRI hilang di dalam mobil beliau. Saya belum tahu pasti, namun jumlah seluruh siswa/i yang dapat bantuan sebanyak 79 orang dan jumlah dana kurang lebih Rp 30 juta. Setiap anak berbeda nominal yang diterima,” ujar Kepala SDN 001 Tarakan, Suriansyah pada Sabtu sore ini.
Suriansyah tak tinggal diam, pihak sekolah yang beralamat di Kelurahan Selumit itu kemudian melangsungkan upaya komunikasi bersama orang tua siswa agar penyaluran dana PIP dapat terlaksana. Kepala sekolah ini mengklaim masalah ini telah selesai dan dana akan dicairkan.
“Hari Selasa disalurkan, beliau (Staf TU) sudah bersedia melakukan pembayaran sebagai bentuk tanggung jawabnya. Sudah disepakati oleh seluruh orang tua penerima bantuan PIP,” beber Suriansyah.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan akan menseriusi penyaluran dana PIP ini. “Alhamdulillah sudah clear, insyaallah akan diberikan pada yang berhak menerima,” pungkasnya. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







