oleh

Ancam Korbanya Pakai Sajam, SAR Ngaku Curi Uang untuk Beli Pakaian

benuanta.co.id, TARAKAN – Pencurian yang terjadi di Jalan Cendrawasih RT. 13 Kelurahan Karang Anyar Pantai berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Tarakan Barat. Pelaku pencurian berinisial SAR ini kerap melakukan aksinya dengan ancaman senjata tajam, namun berhasil polisi saat sedang dalam perjalanan pulang.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri menuturkan SAR beraksi pada 31 Januari, sekira pukul 09.00 Wita di sebuah rumah.

“Pelaku awalnya melihat rumah itu sepi dan masuk kerumah korban, mengancam menggunakan senjata tajam dan mengambil uang dari pembantu rumah tangga,” tuturnya, Kamis (25/5/2022).

Baca Juga :  98 Persen Penyelundupan Kasus Narkotika di Kaltara Melalui Jalur Laut, BNNP Singgung Sinergi Semua Pihak

SAR diketahui masuk ke dalam rumah lewat pintu dapur. Saat di dalam rumah terdapat dua pembantu sedang bekerja. Awalnya pembantu tersebut sempat berteriak kemudian SAR mengancam akan membunuh pembantu jika masih tetap berteriak.

“Kemudian dia mencari barang berharga di kamar pembantu, di obrak abrik hingga menemukan uang Rp3 juta di kamar pembantu 1 dan uang Rp 1 juta di kamar pembantu kedua. Masih mencari barang berharga lainnnya pembantu pertama masuk ke dalam kamar dan mendapati masih ada pelaku dan di situlah pengancaman terjadi,” urai Angestri.

Tidak berhenti sampai disitu, SAR pun kembali lagi pada pekan pertama bulan Mei. Namun saat masuk ke dalam rumah, terdapat anak pemilik rumah yang akhirnya terjadi keributan dan SAR memilih keluar dari rumah korbannya.

Baca Juga :  Tak Jera Dipenjara, Residivis Kasus Pencurian Kembali Ditangkap Polisi

“Setelah keributan, anak pemilik rumah kemudian melaporkan perbuatan SAR ke Polsek Tarakan Barat,” katanya.

Perwira balok dua tersebut menjelaskan saat kejadian pertama di bulan Januari itu korban langsung melaporkan. Namun, pada laporan kedua inilah pelaku baru diciduk.

Saat diamankan, SAR mengaku uang tersebut dipakainya untuk membeli pakaian yang ia gunakan sehari-hari. SAR juga diketahui tidak memiliki tempat tinggal. Barang bukti yang diamankan juga dari teras rumah orang.

Baca Juga :  Curi Hp Teman Sendiri, Pemuda Ini Berujung Bui

“BB senjata tajam itu tidak kami temukan, karena sudah dibuang pelaku dan tidak ada yang terluka atas kejadian ini, tapi karena ada ancaman sajam makanya kami proses ancamannya,” tegasnya.

Atas kejadian ini SAR disangkakan pasal 365 ayat 1 tentang curas dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. SAR juga merupakan residivis kasus pembakaran motor yang diduga milik warga di tahun 2020 lalu.

“Motor yang dibakar itu milik orang lain, sehingga waktu itu disangkakan pasal tentang pengrusakan,” tutup Angestri. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five × two =