oleh

Remaja Laki-Laki Korban Pelecehan Wanita Paruh Baya Dirujuk ke Tarakan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang remaja laki-laki berinisial R (16) yang menjadi korban pelecehan wanita paruh baya S (43) dikabarkan telah dirujuk ke Tarakan untuk pendampingan psikolog pada Rabu, 25 Mei 2022 pagi tadi.

Kepala Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nunukan, Faridah Aryani membenarkan informasi tersebut.

“Korban tadi pagi sudah dirujuk ke Tarakan, kebetulan di sana (Tarakan) ada psikolog klinis yang sudah senior dan keluarga korban juga banyak di Tarakan,” kata Faridah kepada benuanta.co.id, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga :  Polemik soal Pengendara Motor Pakai Sandal Jepit, Warga: Lebih Praktis!

“Korban tadi berangkat dengan ibu dan keluarganya, di Tarakan nanti akan didampingi UPT P2TP2A Provinsi Kalimantan Utara. Ada juga psikolog dari PUSPA pemerhati perempuan dan anak,” ungkapnya.

Terpisah, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Nunukan, IPDA Martha yang menangani kasus pelecahan tersebut mengatakan turut mengantar korban di PLB Liem Hie Djung yang akan dirujuk ke Tarakan.

Baca Juga :  Peresmian PLBN Sebatik Masih Menunggu Jokowi

“Kami dari tim PPA Polres Nunukan ikut mengantar korban di PLBL, selain itu ada juga dari DP3A, koordinator asrama tempat korban tinggal dan pihak keluarga korban,” beber Martha kepada benuanta.co.id, Rabu (25/5/2022).

“Korban dirujuk ke Tarakan atas rujukan dokter spesialis ahli jiwa di Nunukan diduga ada pertimbangan khusus,” ungkapnya. (*)

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonarmed 18/Komposit Minta Dibuatkan MoU Perlintasan Perbatasan

Reporter: Novita A.K

Editor: Matthew Gregori Nusa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

three × 1 =