oleh

KPAI Kecam Pelecehan Seksual Oknum TNI, Tekankan Ancaman Pidana

benuanta.co.id, JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam keras dugaan pelecehan seksual oleh oknum TNI berinisial A terhadap anak bawah umur (13 tahun) di Kota Tarakan. Lembaga yang fokus mengadvokasi persoalan anak ini menegaskan pelaku layak disangkakan ancaman pidana sesuai aturan berlaku.

Kepada benuanta.co.id, Komisioner KPAI Retno Listyarti menyayangkan perbuatan keji oleh oknum abdi negara itu terhadap anak di bawah umur.

“KPAI mengecam tindakan persetubuhan anak di bawah umur (13 tahun) yang diduga dilakukan oleh seorang oknum TNI berinisial A sebanyak 2 kali,” jelas Retno Listyarti, Rabu (25/5/2022) sore.

Baca Juga :  Kasus Bom Ikan oleh Nelayan Asal Malaysia Masuki Tahap P21

Berita Terkait : Oknum TNI Aktif Diduga Cabuli Anak 13 Tahun

KPAI bersikap bahwa persetubuhan dengan anak dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak adalah suatu tindak pidana dan tidak ada alasan suka sama suka dalam hal persetubuhan dengan anak.

“Perbuatan (percabulan) itu apapun alasannya adalah sebuah tindak pidana yang ancaman hukumannya 5-15 tahun. Oleh karena itu, dalam proses pidananya harus berpedoman pada UUPA tersebut,” tegas Retno yang kerap kali mengadvokasi di Tarakan.

Baca Juga :  Modus Masuk Masjid, Bukannya Ibadah, Pria Ini Malah Curi Handphone

Disampaikan komisioner Retno, KPAI mengapresiasi kesatuan dari terduga pelaku A yang akan transparan dalam proses penanganan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh anggotanya, bahkan terduga pelaku sudah ditahan untuk pemeriksaan. (*/a/k)

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

12 − 7 =