oleh

Petugas Lapas Tarakan dan BNNP Kaltara Razia Kamar Napi, Temukan HP dan Sajam

benuanta.co.id, TARAKAN – Lapas Kelas II A Tarakan kembali melakukan razia pada sejumlah blok hunian warga binaan pada Sabtu malam, 21 Mei 2022.

Razia kali ini pihak Lapas juga bersinergi dengan TNI dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) guna meningkatkan keamanan warga binaan serta pencegahan dini peredaran narkotika di dalam sel.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Arimin menerangkan penggeledahan menyasar 3 blok di antaranya Blok Cendrawasih, Blok Anak dan Blok Pesantren. Lagi-lagi menemukan handphone yang beredar di kamar hunian warga binaan. Hal ini menunjukan bahwa pihaknya harus lebih bekerja lebih keras lagi agar kamar hunian harus benar-benar steril.

Baca Juga :  Rawan Perampokan, Polda Kaltara Minta Masyarakat Terus Waspada Saat Panen Tambak

“Cukup banyak kita lihat, baik charger, handphone dan lain-lain jadi kita harus usaha lebih keras supaya tidak ada penyalahgunaan handphone di dalam kamar, baik itu pengendali narkoba dan lain-lain,” tuturnya, Senin (23/5/2022).

Selain kamar hunian juga dilakukan penggeledahan badan warga binaan

Arimin melanjutkan, penggeledahan ini tidak ia jadwalkan. Jika dirasa perlu dan mendesak pihaknya langsung melakukan penggeledahan secara tiba-tiba.

Selain handphone pihaknya juga menemukan beberapa benda tajam seperti pisau hingga gunting. Berdasarkan hasil penggeledahan, Arimin menyebut bahwa warga binaan menyimpan barang-barang yang dilarang tersebut di balik tempat tidur.

“Banyak ditemukan di dalam kamar, Dibawah bantal dan kasur,” tukasnya.

Baca Juga :  Angka Imunisasi Anak Sempat Turun, Dinkes Maksimalkan Vaksin

Beberapa barang terlarang yang masuk ke kamar hunian warga binaan, diakui oleh Arimin tidak semerta-merta masuk dari dalam lapas melainkan diloloskan melalui luar.

“Barang ini pastinya akan kami lakukan pendalaman, seperti apa masuknya tentu kami akan lakukan pemeriksaan terhadap warga binaan yang memiliki barang terlarang ini dan pasti diberi sanksi juga,” bebernya.

Selain itu, tim gabungan juga menemukan beberapa utas tali yang dibuat menggunakan kain sarung hingga handuk sampai menyerupai tali tambang.

“Ini juga bentuk deteksi dini kami, karena kami menemukan tali juga, karena yang saya lihat ada rencana-rencana tertentu bisa seperti melarikan diri atau mengganggu ketertiban di dalam lapas,” urainya.

Baca Juga :  Pembangunan Asrama Haji Capai Rp 21 Miliar

Adapun hasil penggeledahan pada Sabtu malam lalu, tidak didapati barang bukti Narkotika. Sementara untuk handphone yang ditemukan pihak Lapas langsung  dimusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan martil.

“Ada 15 handphone yang kita temukan dan kita musnahkan semua barang juga yang ditemukan, bahkan untuk narkotika tidak ada kami dapati. Setelah ini jika masih ada warga binaan yang melanggar pastinya akan diberikan sanksi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

11 − 6 =