oleh

Covid-19 di Provinsi Kaltara, Gubernur Katakan Zero Kasus

benuanta.co.id, BULUNGAN – Setelah 2 tahun lamanya masyarakat Indonesia berjibaku melawan virus corona, namun perlahan terjadi penurunan kasus yang sangat signifikan. Terutama yang ada di 5 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sudah tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menuturkan kondisi perkembangan di Provinsi Kaltara tampaknya terus melandai. Hal ini dikarenakan masyarakat yang patuh terhadap protokol kesehatan dan menjalankan vaksinasi.

“Kita patut bersyukur karena Covid-19 sangat melandai dan laporan hari ini untuk Kalimantan Utara kasus zero (tidak ada),” ungkapnya kepada benuanta.co.id, Senin 23 Mei 2022.

Baca Juga :  DPRD Minta Pemprov Kaltara Komunikasi ke Pusat Soal SOA Penumpang

Data harian yang di rilis Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara pertanggal 22 Mei 2022, tidak ada penambahan sejak beberapa hari terakhir. Sejak Covid-19 melanda Kaltara tahun 2020 hingga saat ini tercatat terkonfirmasi positif sebanyak 45.239 orang, meninggal dunia ada 865 orang, negatif ada 17.890 orang dan positif yang telah sembuh sebanyak 44.364 orang.

“Jadi tidak adanya penambahan itu atas kerjasama yang baik seluruh instansi. Karena awal Covid-19 melanda Kaltara terkenal nomor 1 di dunia terbanyak terpapar,” ujarnya.

Baca Juga :  BNPT Upayakan Konseling untuk Eks Murid Sekolah Khilafatul Muslimin

“Kenapa bisa tinggi, karena jumlah yang terpapar dengan jumlah penduduk berbanding lurus. Tapi saat ini kita bekerja keras memutus mata rantai, Alhamdulillah kita sudah zero,” tambahnya.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara Albertus Stefanus Marianus Baya mengatakan dengan kondisi saat ini perkembangan Covid-19 sudah melandai.

“Salah satu cara mempertahankannya dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) utamanya di lingkungan keluarga,” tuturnya.

Baca Juga :  Piala KASAD Liga Santri PSSI 2022 Bergulir di Bulungan, Tarakan dan Nunukan

Kemudian cara lainnya proses vaksinasi yang belum sempurna itu agar dilanjutkan. Pasalnya masih didapati banyak masyarakat Kalimantan Utara yang belum melaksanakan vaksinasi, sementara itu untuk mencapai kekebalan tubuh harus mendapatkan vaksinasi yang lengkap.

“Vaksinasi itu sendiri harus dan wajib dijalankan sampai ke seluruh wilayah Kaltara. Karena ini juga salah satu mencegah Covid-19,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × four =