Remaja Laki-laki Ini Diduga Dilecehkan Mantan PSK hingga Depresi

benuanta.co.id, NUNUKAN – Remaja laki-laki Malin (16), bukan nama sebenarnya diduga menjadi korban pelecehan seksual hingga depresi yang melibatkan mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Nunukan.

Saat ini Mailin tengah mendapat perawatan secara khusus di RSUD Nunukan, mengingat psikologisnya terganggu dan mengalami trauma ketika bertemu dengan wanita dewasa.

Malin terlihat didampingi oleh Irfan (21) saudaranya yang baru saja datang dari Keningau, Malaysia bersama ibu korban.

Baca Juga :  Musrenbang se-Pulau Nunukan Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Inklusif

Dikatakan Irfan, sebelumnya Malin sulit untuk tidur dan lebih sering melamun. Bahkan korban juga kerap senyum sendiri hingga memberontak.

“Dia juga mau melepas infusnya dari tangan sendiri, dia menganggap banyak yang berbisik di telinganya. Kalau itu lagi didengar pasti minta tolong sambil memanggil mama dan bapaknya,” kata Irfan, Jumat (20/5/2022).

Kata Irfan korban selama penempuh pendidikan di Nunukan, adiknya akan tinggal di asrama sekolah. Namun dari informasi yang dia dapat, korban kerap bersama seorang wanita yang disebut-sebut mantan PSK.

Baca Juga :  Kurangi Jumlah Kebakaran di Nunukan lewat Sosialisasi Rutin Damkar

“Waktu dulu ya sebelum di Nunukan dia di Malaysia sangat ceria saja, karena sering datang ke rumah,” jelasnya.

Bahkan sejak 17 Mei 2022 lalu, Malin langsung dibawa oleh guru dan teman ke RSUD Nunukan.

“Jadi yang menemani adek saya ya teman-teman itu pun bergantian. Waktu datang di RSUD Nunukan, ibu korban langsung menangis. Rasa ingin (nafsu) makan juga baru dia (korban) rasakan saat itu.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Bencana, BPBD Nunukan Cek Peralatan Rescue

Terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Malin yang melibatkan mantan PSK tersebut juga kan terus bergulir. Saat ini pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke polres Nunukan. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *