benuanta.co.id, NUNUKAN – Tiga orang nelayan asal Malaysia diamankan Tim Gabungan dari TNI AL dan Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nunukan Wilker Sebatik. Bukan tanpa sebab, nelayan penangkap ikan asal Malaysia menggunakan bahan peledak (Bom Ikan), Rabu 18 Mei 2022.
Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hartanto, menuturkan peristiwa itu, berawal pada Pukul 07.00 Wita, tim patroli laut gabungan bertolak dari Kantor Satwas SDKP Wilker Sebatik menuju daerah operasi perairan Ambalat, Perairan Nunukan.
Pukul. 10.00 Wita, Tim Patroli melihat satu perahu atau long boat masuk ke perairan Indonesia dari arah selatan perairan Malaysia kemudian dipantau dan diamati oleh tim patroli.
Perahu tersebut melarikan diri ke arah Perairan Malaysia saat dipantau tim patroli. Pengejaran terhadap perahu atau long boat dari Malaysia membuahkan hasil. “Pengejaran dilakukan kurang lebih 15 menit dan dilakukan pemberhentian,” kata Kurniawan, Sabtu (21/5/2022).

Lanjut dia, Posisi koordinat 04°03.747 N – 118°13.938 E selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan dan pengeledahan oleh Tim Patroli Gabungan. “Kami temukan bahan Bom ikan kemudian Perahu diamankan dan dikawal menuju Pos Satwas SDKP Wilker Sebatik,” jelasnya.
Ketiga orang itu diketahui yakni Junaidi (70) berprofesi sebagai nahkoda perahu, sedangkan Pelsan (21) dan Masaldi (33) sebagai Anak buah Kapal (ABK). Ketiganya adalah warga negara Malaysia.
Pemeriksaan secara intensif terhadap para WNA tersebut guna mengantisipasi terhadap kegiatan spionase intelijen asing.
“Kegiatan Penangkapan ikan yang dilakukan oleh WNA dari Tawau Malaysia, sangat meresahkan nelayan tradisional Pulau Sebatik, sehingga perlu dilaksakan patroli laut yang intensif untuk menangkal kegiatan serupa di perairan Pulau Sebatik,” tegasnya.(*)
BARANG SIAPA BUKTI YANG DIAMANKAN:
1. Perahu 1 unit
2. Kompresor 1 unit
3. Mesin Ketinting 1 unit
4. Selang kompresor 150 meter
5. Dektonator 3 buah
6. Kacamata selam 2 buah
7. Fin boot sepatu katak 3 buah
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







