oleh

Rangkaian Kasus Ilegal Mining, IPW Sebut Keterlibatan Petinggi Polri

benuanta.co.id, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menduga sejumlah oknum pejabat polisi dan pejabat sipil terlibat serta menerima aliran dana dari tersangka Hasbudi. IPW meyakini tindak pidana yang dilakukan oknum polisi Hasbudi, tidak dilakukan dengan sendirinya.

Koordinator IPW, Sugeng Teguh Santoso meminta Ditreskrimsus Polda Kaltara jangan melindungi dan menutup informasi terkait oknum pejabat polisi atau sipil yang mendapat aliran dana dari bisnis ilegal itu.

Sugeng pun menduga oknum pelaku lainnya tidak jauh dari lingkaran institusi korps Bhayangkara itu. Sehingga, IPW mendesak Kapolda Kaltara, Irjen Daniel Adityasa serius membongkar praktek pelanggaran hukum tersangka Hasbudi dalam kasus Ilegal Mining (emas) dan import pakaian bekas.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Punya Waktu 60 Hari Tuntaskan 36 Rekomendasi BPK RI

“Proses hukum tuntas dan bongkar pejabat-pejabat kepolisian maupun sipil yanfg mendapat aliran dana uang haram dari Briptu HSB,” ujar Sugeng kepada benuanta.co.id, Kamis (12/5/2022) melalui sambungan seluler.

Sugeng juga mencontohkan, kasus sejenis pernah terjadi pada Iptu Labora Sitorus, polisi aktif pemilik rekening gendut lebih dari Rp1 triliun dan menjadi terpidana pencucian uang dan pembalakan liar di Sorong.

Baca Juga :  Atensi IKN dan Perbatasan, Puspotdirgaau dan Lanud Anang Busra Tingkatkan Pertahanan Udara

Dimana kasus Labora Sitorus telah menyeret nama Kapolda Papua terkait aliran dana tahun 2012 dan Kapolres Raja Ampat saat itu. Ironisnya menurut Sugeng, kasus itu terhenti pada Iptu Labora sitorus saja yg kemudian dihukum dan dijebloskan di lapas Cipinang.

“Karena tidak mungkin atasan-atasan Briptu HSB tidak tahu praktek lancung anak buahnya yang masih dalam masa dinas tersebut,” tambah Sugeng saat dihubungi dari Tarakan.

Baca Juga :  Baru Bebas Penjara, Residivis Pencurian Terancam 7 Tahun Bui

IPW berharap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dapat menekankan agar penyelidikan kasus Briptu HSB bisa berkembang hingga pihak yang ikut terlibat. (*)

Reporter: Tim benuanta.co.id

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 5 =