Gubernur Minta Inspektur Tambang Optimalkan Kinerja

DENPASAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A Paliwang SH M.Hum menyampaikan pengawasan inspektur tambang yang ada di Kaltara kurang maksimal.

Menurutnya, pengawasan aktivitas minerba akan mengalami kesulitan jika hanya mengandalkan satu inspektur tambang saja. Sebab, cakupan wilayah Kaltara begitu besar.

“Dengan puluhan ijin yang dikeluarkan oleh pusat itu di Kaltara hanya satu inspektur tambang dan itu mustahil untuk bisa diawasi inspektur tambang,” tegas Gubernur dalam Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di di Ballroom Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta Bali.

Baca Juga :  Rakornas 2026, Gubernur Kaltara Siap Tancap Gas Dukung Program Presiden

Belum lagi, kata Gubernur, persoalan tumpang tindih izin usaha antara sektor perkebunan dengan sektor pertambangan. Hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan langsung lokasi-lokasi pertambangan.

“Ini kenapa terjadi tumpang tindih, karena pusat hanya mengeluarkan tapi tidak turun ke lapangan melihat,” jelasnya.

Karena itu, Gubernur menyarankan untuk membuat grup berbasis internet yakni dengan aplikasi WhatsApp (WA) khusus provinsi yang memiliki wilayah pertambangan untuk memudahkan koordinasi.

Baca Juga :  Target Meningkat, Pemprov Kaltara Kejar Pajak Alat Berat

“Untuk kelancaran inisiasi ini perlu diinisiasi oleh instansi terkait untuk membuat grup WA khusus kepala daerah yang memiliki tambang-tambang,” tuntasnya. (dkisp)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *