benuanta.co.id, TARAKAN – Tersebarnya informasi di sosial media yang menyebutkan bahwa pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2022 dikarenakan dananya untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sontak informasi tersebut menghebohkan masyarakat terlebih Calon Jemaah Haji (CJH) yang ditunda keberangkatannya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua GP Ansor Kaltara, Wawan Eko menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar keadaannya.
Pada kenyataannya pemerintah dan Menteri Agama yang pada tahun ini sukses meloby otiritas Haji Saudi Arabia mendapatkan Quota tambahan jamaah.
“Ini opini dikalangan masyarakat karena iri dan dengki pada Gus Yaqut atas program program inovatif dan keberhasilannya sebagai Menteri Agama,” katanya saat ditemui, Kamis (12/5/2022).
Lanjutnya, bahwa informasi ini adalah fitnah yang di sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan pemerintahan dalam pengaturan keberangkatan haji dimasa Pandemi.
Fitnah tersebut semakin asyi, karena membawa topik angagran yang ada akan dialihkan dan digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Saya melihat judul berita diedit dan diputarbalikkan faktanya. Ini bagian dari cara-cara membuat fitnah. Ingat fitnah lebih kejam dari pembunuhan,” tegasnya
“Ya saya berharap agar masyarakat Kaltara juga tidak cepat percaya dengan berita-berita hoax. Sama-sama mari kita bijak menggunakan sosial media,” tutup Wawan. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







