benuanta.co.id, BULUNGAN – Suasana hari kedua lebaran Idul Fitri di Kabupaten Bulungan khususnya Tanjung Selor dan Tanjung Palas yang berada di wilayah pinggiran Sungai Kayan terdampak banjir. Luapan air sungai ini terpantau sejak pagi dan terus meningkat volumenya hingga siang pada Rabu (4/5) kemarin.
“Saya kira air sudah surut (3/5), ternyata hari ini (4/5) pagi kembali naik,” ujar Sompa, warga RT 65 Sabanar Lama Kelurahan Tanjung Selor Hilir, kepada benuanta.co.id, Selasa 3 Mei 2022.
Dia memperkirakan jika kondisi ini tak biasa, selain air kiriman dari hulu Sungai Kayan, juga terjadi pasang air laut. Hal ini membuat air begitu cepat naik.
“Sepertinya air puncak, ini istilah yang biasanya dipakai oleh nelayan atau pencari ikan di laut,” jelasnya.
Wilayah terdampak banjir ini tak hanya di Sabanar Lama, langganan air banjir juga terpantau di wilayah Buluh Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu. Kemudian di Kecamatan Tanjung Palas itu terjadi di Kelurahan Tanjung Palas Hilir.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan Abdul Haris Zulkarnain mengatakan debit Sungai Kayan terjadi peningkatan, pasalnya telah terjadi hujan yang intensitasnya sedang hingga lebat, terutama yang terjadi pada tanggal 2 Mei 2022 pukul 18.49 Wita.
Kata dia, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang terjadi Kabupaten Malinau khususnya wilayah Mentarang, Malinau Utara, Mentarang Hulu dan Sungai Tubu,
“Dan ini meluas ke wilayah Kabupaten Bulungan itu di Kecamatan Peso,” pungkasnya.
Informasi dihimpun benuanta.co.id, air di sungai Kayan mulai turun volumenya dari hari kemarin. “Mulai turun air ini, kemarin bukan main kotornya karena banjir tuh kan. Hari ini agak mendingan,” ujar Ica, warga Desa Mara 1.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra







