benuanta.co.id, TARAKAN – Seorang pria berinisial DO diduga melakukan aksi pencurian yang membuat korban mengalami luka lecet pada lengan kanannya. Pencurian ini dilakukan oleh DO dengan cara menjambret gelang emas yang ada di tangan korban pada 17 April 2022 lalu.
Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan, IPDA Muhammad Farhan menuturkan bahwa DO melancarkan aksi kriminalnya saat hendak memasuki waktu berbuka puasa.
“Kejadiannya maghrib di Jalan Yos Sudarso lampu merah Sebengkok itu, jadi memang dia memantau tunggu sepi tidak ada orang baru dia jambret,” tuturnya, Jumat (29/4/2022).
DO melakukan jambret dengan cara menarik gelang emas dari tangan kanan korban.
Perlu diketahui, DO merupakan seorang residivis yang baru saja keluar dari bui karena program asimilasi sebulan yang lalu.
Menurut keterangan polisi, DO terpaksa menjambret gelang emas dengan berat 3 gram tersebut untuk membeli keperluan Idul Fitri.
“Dia jual Rp 1,8 juta dan sudah habis, katanya buat beli kebutuhan lebaran. Kemarin kan Lapas ada program pemotongan masa tahanan jadi dia memenuhi syarat,” ucapnya.
Pada saat dibekuk polisi, DO sedang berada di rumahnya di area Sebengkok yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita amankan dia sedang beristirahat, pukul 23.30 malam. Ya belum genap sebulan malah dia melakukan pencurian lagi, padahal baru 2 April 2022 kemarin dia bebas,” jelas Farhan.
Atas tindakan tidak terpuji DO, ia disangkakan Pasal 362 tentang Tindak Pidana Pencurian. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa