benuanta.co.id, BULUNGAN – Sejak pagi Pelabuhan Speedboat Kayan II telah diserbu warga yang akan melaksanakan mudik. Hanya saja banyak calon penumpang speedboat yang harus kecewa, pasalnya tidak kebagian tiket mulai jam operasional pagi hingga sore hari.
Hal itu diungkapkan salah satu calon penumpang asal Berau yang hendak ke Tarakan bernama Syarif bersama keluarganya. Setelah tiba di loket pada pukul 09.00 wita, ternyata mendapatkan informasi telah tutup hal itu terlihat dari papan pengumuman yang tertera di masing-masing loket speedboat.
“Kecewa juga, kami tahunya ada tiket. Ternyata sudah dipesan sehari sebelumnya, kami tidak tahu kalau pesannya lewat telepon,” ucap Syarif kepada benuanta.co.id, Jumat 29 April 2022.
Dirinya mendapatkan info jika ada speedboat tambahan di Pelabuhan Kayan II, namun berangkat sore dan harganya cukup tinggi. Jika normalnya harga tiket Rp 130 ribu perorang, speedboat tambahan itu harganya Rp 150 ribu perorang.
“Ditawari lagi tapi speedboat sore harganya beda dari harga normal,” tuturnya.
Dengan berat hati, dirinya pun meninggalkan Pelabuhan Speedboat Kayan II mencari speedboat non reguler.
“Terpaksa kami cari speedboat yang pelayanan berbeda dari speedboat reguler,” bebernya.
Sementara itu, Syahbandar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltimtara, Paulus Suban terkait speedboat tambahan belum ada laporan masuk kepihaknya. Sehingga belum diketahui apakah ada penambahan armada atau tidak, pasalnya jika melewati pukul 16.10 wita sudah tidak ada pelayanan.
“Kalau tiket habis hingga jam 4 sore, biasanya ada tambahan armada. Tapi itu sudah harus ada sebelum pukul 4 lewat 10 menit, karena melebihi kami tidak mengeluarkan surat izin berlayar,” ujar Paulus Suban.
“Informasi dari agen, tiket sudah habis sejak pagi tadi untuk speedboat keberangkatan sore. Inipun yang dilayani adalah tiket yang di booking sebelumnya,” sambungnya.
Terkait harga yang berbeda untuk armada tambahan, BPTD tidak begitu paham karena pengaturannya langsung berada ditangan para agen.
“Kalau masalah harga itu ada di agen, kami hanya tahu manifest nya masuk suratnya lengkap kita buatkan surat izin berlayar,” terangnya.
Dia mengatakan speedboat yang melayani trayek di Kaltara ada 20 unit, dimana 2 unit melayani trayek Tanjung Selor ke Nunukan dan Bunyu sementara 18 unit melayani trayek Tanjung Selor Tarakan.
“Yang paling besar kapasitasnya itu ada sampai 65 orang,” paparnya.
Paulus menambahkan mudik mulai terlihat pada H-7 lebaran atau 25 April 2022 tiba dari Tarakan ada 18 unit dengan penumpang 700 orang, keberangkatan ada 18 unit dengan penumpang 650 orang. 26 April 2022 tiba dari Tarakan ada 15 unit dengan penumpang sebanyak 554 orang dan keberangkatan ada 16 unit dengan penumpang 744 orang.
27 April 2022, keberangkatan ada 20 unit dengan penumpang sebanyak 996 orang dan tiba dari Tarakan ada 18 unit penumpangnya ada 574 orang, tanggal 28 April 2022 keberangkatan 22 unit dengan penumpang sebanyak 976 orang dan tiba ada 19 unit dengan penumpang sebanyak 667 orang. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra







