benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Hangout Community Kaltara dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltara sukses menggelar acara Peluncuran Buku Surat Bintang Sirius, Kumpulan Surat Pelajar Untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara. Terselenggara di Hotel Luminor Tanjung Selor pada hari Selasa 26 April 2022.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan mengatakan Peluncuran Buku Kumpulan Surat Pelajar untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, merupakan kumpulan surat yang ditulis oleh para pelajar se Kaltara yang dirangkum dalam lomba menulis pelajar yang digelar oleh Jurkawan Malinau beberapa waktu lalu.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan peluncuran buku ini. Karena dapat memberikan media pada masyarakat khususnya para pelajar untuk menyalurkan aspirasi melalui penulisan buku. Tentunya buku ini akan saya baca, begitu juga bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara pasti akan membacanya,” ucap Datu Iqro Ramadhan saat Peluncuran Buku Kumpulan Surat Pelajar untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, Selasa 26 April 2022.
Dia menuturkan sesuai data United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dan memprihatinkan. UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen.

“Jadi itu berarti hanya satu orang dari seribu orang Indonesia yang rajin membaca. Indonesia menempati urutan ke 60 dari 61 negara, yang masuk dalam survei tingkat minat baca masyarakat dunia,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, beberapa pihak baik komunitas ataupun perkumpulan pemerhati literasi dan minat baca masyarakat mulai berupaya melakukan peningkatan. Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Kaltara telah berkomitmen untuk meningkatkan bidang literasi daerah.
“Kami mendorong agar komunitas yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan SDM untuk terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satunya dengan menggelar aktivitas di bidang literasi,” paparnya.
“Untuk itu para komunitas dan organisasi kepemudaan harus mengambil peran dalam pengembangan literasi. Salah satunya dengan menulis buku yang ditulis oleh anak-anak daerah,” sambungnya.
Tak hanya itu, Pemprov Kaltara juga berkomitmen untuk berupaya dengan sebaik-baiknya dalam mengembangkan dunia pendidikan. Itu dimulai dengan meningkatkan kualitas guru-guru hingga bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa.
“Jadi, kita ada program beasiswa Kaltara Unggul. Itu bentuk kontribusi nyata meningkatkan kualitas pendidikan untuk melahirkan SDM unggul dan siap bersaing di Kaltara,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







