Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen di Pelabuhan Tengkayu I

benuanta.co.id, TARAKAN – Menghadapi puncak arus mudik menjelang Idul Fitri 1443 H, Pelabuhan Tengkayu I melakukan berbagai persiapan dalam melayani penumpang.

Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Djerman menerangkan terdapat peningkatan penumpang sebesar 40 hingga 50 persen.

“Kemungkinan lonjakan tanggal 28, 29 April, karena cuti bersama kan. Kita pengawasan operasional pelabuhan menyeluruh, pelayaran penumpang baik berangkat dan datang, parkir harus tertib di terminal,” bebernya saat ditemui, Selasa (26/4/2022).

Namun, lonjakan untuk barang diperkirakan masih normal dan tidak terlalu melonjak. Ia juga menerangkan, kemungkinan kendaraan akan lebih banyak yang parkir dan bermalam di lokasi Pelabuhan Tengkayu I.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

“Kendaraan bermalam lebih banyak, pengamanan kita koordinasi juga dengan kepolisian juga,” ungkapnya.

Untuk penambahan armada sendiri pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak agen dan pelayaran.

Sementara untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pihak UPTD Pelabuhan Tengkayu I juga menyediakan bus yang akan mengantar penumpang sampai di terminal keberangkatan.

“Bus saat ini ada 2, kalau memang membludak kita akan sediakan 4 bus yang beroperasi dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore. Pos juga sudah kita dirikan untuk instansi intern Dishub saja,” tuturnya.

Disinggung soal menjamurnya pedagang asongan di pintu keberangkatan pihaknya juga akan melakukan penertiban dan pengarahan. Seyogyanya, tidak ada aturan yang mengatakan bahwa pedagang asongan boleh berjualan di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Pembeli Enggan Berbelanja, Pedagang Keluhkan Banjir di Pasar Gusher

“Tidak ada izin itu, di area parkir depan aja (jualannya) kita akan sosialisasi kita arahkan dulu, kita pendekatan persuasif kita pendekatan dulu ke pedagangnya,” ungkap Djerman.

“Kalau kebersihan termasuk saat mau naik kapal, salah satu pengawasan kita kita punya CS, sebenarnya CS kami kurang, cuma bertiga, sudah kita lakukan setiap sesuai shift bersih-bersih,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penumpang yang hendak menuju Tanjung Selor, Heri (45) mengatakan bahwa ia sengaja untuk pulang ke Tanjung Selor bertemu anak dan istrinya. Untuk diketahui bahwa Heri merupakan karyawan yang mendapatkan penempatan di Tarakan untuk bekerja.

Baca Juga :  Tokoh Agama dan Ormas Deklarasikan Kamtibmas Selama Ramadan di Tarakan

“Sebenarnya saya sengaja saja pulang karena juga sebentar lagi cuti kan semingguan lah di sana kumpul bareng keluarga, walaupun tidak jauh Tarakan ke Bulungan tapi namanya keluarga juga tetap rindu. Alhamdulillah sampai saat ini pelayanannya nyaman saja, penumpang ya cukup ramai karena memang mau lebaran kan,” singkat Heri.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *