Cek Kesiapan Berlayar, Polairud Polda Kaltara Lakukan Tes Urin Motoris

benuanta.co.id, TARAKAN – Tidak hanya mencegah gesekan saat puncak arus mudik jelang Idul Fitri 1443 H, pihak kepolisian juga memastikan keamanan berlayar para nakhoda atau motoris.

Pengecekan ini dilakukan dengan cara tes urin di Pelabuhan Tengkayu I atau SDF Kota Tarakan pada Selasa, 26 April 2022 siang.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Dirpolairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wiriawan menerangkan hal ini pihaknya lakukan dengan cara pengambilan sampel secara acak terhadap 6 orang motoris.

“Untuk melihat kesiapan para juru mudi sebagai nakhoda yang membawa penumpang, hasilnya Alhamdulillah negatif semua,” terangnya pada Selasa (26/4/2022).

Baca Juga :  Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Tarakan Meningkat

Menurutnya, kesehatan juru mudi dalam pelayaran menjadi kunci keselamatan para penumpang kapal yang ia bawa. Mengingat pada tahun 2022 ini terdapat sekitar 84 juta pemudik yang bergerak dari suatu daerah ke daerah lainnya.

“Sudah dua tahun tidak ada pergerakan begini, makanya kita antisipasi saja,” kata dia.

Ia melanjutkan bahwa ditemukan motoris dalam keadaan tidak sehat atau positif mengandung obat-obatan terutama jenis Metaphetamine, pihaknya akan melakukan teguran keras kepada perusahaan yang menaungi jasa pelayaran tersebut.

Selain itu, Polairud Polda Kaltara juga akan melakukan pengecekan dokumen serta keadaan kapal sebelum berlayar.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

“Besok kita akan cek, mulai dari alat keselamatan, dokumen pelayaran, kelayakan kapalnya juga kita cek. Kalau melebihi muatan penumpang, atau muatan barang kita tidak bolehkan untuk berlayar,” jelasnya.

“Personel kami juga ada di Pos Gabungan yang didirikan di SDF, nanti mereka juga yang menyampaikan ke kapal yang hendak berangkat, tapi Alhamdulillah hingga hari ini belum ditemukan pelanggaran aman saja,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Satrol Ditpolair Polda Kaltara, IPDA Yazwar menjelaskan jika ditemukan ada motoris atau ABK yang memiliki hasil negatif akan diberikan teguran dan dianggap tidak layak berlayar.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Tilang 30 Kendaraan, Sasar Knalpot Brong dan Balap Liar

“Kalau hari ini baru 6 itu yang dites, 3 dari yang berangkat dan 3 yang datang dari luar daerah Tarakan, Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Ke depan pihaknya akan terus melakukan koordinasi terkait kesehatan motoris dalam berlayar.

“Kita akan koordinasi lagi dengan RSUD atau RS Bhayangkara kalau ke depan perlu dilakukan tes lagi kita akan lakukan, tapi kan kali ini negatif semua jadi ya fleksibel saja kita di lapangan,” tutup Yazwar. (*)

Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *