benuanta.co.id, TARAKAN – Menjelang Idul Fitri, Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan mendirikan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2022 guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik penumpang.
Posko ini diberlakukan dari 25 April hingga 10 Mei 2022 mendatang yang menekankan di antaranya ketersediaan alat pemeriksaan kesehatan, fasilitas vaksin dan kondisi kesehatan petugas.
“Seluruh fasilitas di bandara dan pesawat udara harus dipastikan sudah dibersihkan dengan disinfektan. Pihak airlines juga diwajibkan untuk memperhatikan dan mengupdate informasi terkini terkait jadwal kedatangan dan keberangkatan,” jelas Kepala Bandara Juwata Tarakan, Agus Priyanto saat ditemui pewarta, Senin (25/4/2022).
Pelayanan posko inipun melibatkan beberapa stakeholder diantaranya ditempatkan personel dari petugas Bandara Juwata, Pangkalan Angkatan Udara Anang Busra, Polres Tarakan, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, BMKG, Airnav, Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Selain itu, pihaknya juga dituntut untuk mampu meningkatkan pengawasan terahadap kenyamanan dan keamanan penerbangan. Termasuk mengoptimalkan potensi armada, terutama ruas dengan jumlah penumpang tinggi pada arus mudik dan arus balik.
“Semua stakeholder yang terkait kami libatkan dalam posko. Booster kan sudah bebas kemana-mana, 6 tahun sampai 17 tahun sudah boleh berangkat tanpa antigen kalau sudah vaksin 2 dosis 2. Kami juga sediakan fasilitas vaksin di bandara nanti,” ungkapnya.
Menyoal maskapai penerbangan yang ada dalam arus mudik kali ini, masih didominasi oleh maskapai Lion Air Group dengan 850 seat perhari. Saat inipun seat sudah terisi penuh hingga 1 Mei mendatang pada kelas ekonomi.
Berbeda dengan penerbangan domestik, untuk perintis tidak mengalami peningkatan dan sudah terjadwal dari setahun sebelumnya.
“850 seat itu terisi penuh dengan okupansi hampir 100 persen dengan tujuan Balikpapan tiga kali penerbangan sehari kemudian Jakarta, Surabaya dan Makassar masing-masing sekali sehari,” terang Agus.
“Menghadapi masalah yang akan muncul di angkutan lebaran, semua standby. Informasi yang penumpang butuhkan juga tersedia hingga pukul 17.00 Wita. Sekarang sudah ada peningkatan jumlah penumpang, tapi puncak arus mudik nanti 28 April dan arus balik 8 Mei,” tandasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







