Mulai 25 April Speedboat Reguler Terapkan Penomoran Kursi, Ini Tujuannya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara melaksanakan penomoron kursi atau seat pada setiap speedboat yang melayani trayek Tanjung Selor Tarakan dan Nunukan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara, Ahmad Hairani menyebutkan penomoran kursi ini baru tahap percobaan pada 2 trayek yakni Tanjung Selor Tarakan dan Tanjung Selor Nunukan.

“Jadi penomoran kursi pada speedboat reguler ini sudah kita sosialisasikan kepada seluruh pemilik speedboat. Maka penerapannya awal kita Nunukan Tanjung Selor dan Tarakan,” ucapnya kepada benuanta.co.id pada Jumat, 22 April 2022.

Baca Juga :  Akses Listrik di Pedalaman Kaltara Dipercepat, 10 Desa Selesai Disurvei

Ahmad menjelaskan, penomoran kursi telah lama direncanakan, namun baru saat ini dapat terlaksana. Walaupun belum sempurna penggunaannya, namun pada tahun ini merupakan langkah awal diberlakukannya nomor kursi. Hal ini diungkapnya menyontoh penomoran pada kursi pesawat.

“Penomoran kursi ini baru akan kita terapkan pada tanggal 25 April 2022 mendatang. Jadi penumpang yang beli tiket nomornya disesuaikan dengan nomor kursi, sehingga tidak ada rebutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Dorong Percepatan Program Tahun Anggaran 2026

Pasalnya, selama ini pihaknya melihat masih sering terjadi perebutan kursi. Sehingga dengan ada nomor kursi yang sesuai tiket maka tidak akan ada perebutan, walaupun pemilik tiket datang terlambat.

“Tujuannya supaya tidak rebutan kursi, seperti di pesawat. Walaupun orangnya lambat kursinya tetap yang punya tiket yang duduki,” paparnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltara ini menuturkan ketika program ini berjalan lancar, barulah diterapkan ke semua kabupaten kota lainnya. Tak hanya reguler, speedboat non reguler akan disasar dengan program ini.

Baca Juga :  Target Meningkat, Pemprov Kaltara Kejar Pajak Alat Berat

“Kalau nantinya berjalan baik, baru kita terapkan kesemua kabupaten. Jadi saat penerapannya masih ada kekurangan maka kita evaluasi ulang,” tutupnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *