benuanta.co.id, TARAKAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah aparat keamanan memastikan kenyamanan masyarakat saat melakukan aktivitas, terutama saat mudik ke luar daerah.
Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia menjelaskan bahwa mulai Jumat 22 April 2022 pihaknya akan melakukan gelar operasi yang akan berjaga di beberapa titik lokasi di Tarakan.
“Nanti akan ada Operasi Ketupat, yang dilakukan 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran,” katanya, saat ditemui Jumat (22/4/2022).
Adapun lokasi yang saat ini menjadi target pihak kepolisian ialah tempat yang paling rawan kerumunan seperti Pelabuhan Malundung, Pelabuhan SDF dan Pasar Gusher.
Ia juga menilai, meski suasana Khamtibmas sudah mulai membaik dan hasil laporan kejahatan dari Januari hingga Maret menurun, ia tetap menghimbau personel hingga jajaran Polsek untuk tetap melakukan patroli.
“Masyarakat juga gitu, kalau mudik dititipkan rumahnya ke tetangga, supaya tetangga tahu kita mudik, barang berharga dibawa kalau bisa,” himbau perwira balok dua tersebut.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rully Zuldh Fermana menjelaskan bahwa suasana perayaan lebaran haruslah sesuai dengan peruntukannya. Masyarakat harus fokus bersilaturahmi dan beribadah serta menghindari suasana Khamtibmas yang tidak aman
“Misalnya kalau kumpul-kumpul lagi, main petasan lagi balap-balap lagi, tentunya itu sudah menodai esensi dari lebaran. Kita maksimalkan juga, dan fokus ke tempat wisata, ibadah dan titik tertentu seperti di tempat pergesaran pelabuhan dan bandara dan juga pusat perbelanjaan,” jelas Rully.
Dalam pelaksanaan operasi nanti juga melibatkan unsur lain seperti kesehatan, perhubungan dan TNI. Ia berharap bahwa operasi yang dilakukan ini dapat membantu kebutuhan masyarakat dari tahun ke tahun.
“Apalagi tidak ada larangan mudik juga, jadi pergeseran ada intensitas lebih tinggi dibanding dua lebaran terakhir,” tukas perwira balok tiga tersebut. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Nicky Saputra







