benuanta.co.id, BULUNGAN – Usai Pemerintah Arab Saudi umumkan pelaksanaan haji tahun ini. Kuota untuk seluruh dunia sebesar 1 juta orang, jatah Indonesia sendiri hanya 50 persen dari kuota 22.021 sehingga yang bisa berangkat tahun ini hanya 110 ribu orang.
Dengan begitu secara otomatis ada penurunan kuota pemberangkatan di setiap daerah, salah satunya Kabupaten Bulungan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, Saimin menuturkan kuota calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Bulungan setiap tahun tahunnya hanya 84 orang. Jika dilakukan penerapan 50 persen, maka keberangkatan hanya setengah dari kuota lama.
“Karena kuota yang diberikan menurun 50 persen, maka kalau konsisten hingga jenjang ke bawah. Maka Bulungan hanya mendapatkan kuota 42 orang,” ujar Saimin kepada benuanta.co.id, Jumat, 22 April 2022.
Dia menuturkan jika tidak adanya keberangkatan selama 2 tahun ini, maka kuota waiting list juga meningkat jumlahnya. Sehingga untuk keberangkatan juga semakin lama, karena pengaruh 50 persen itu.
“Jadi persoalannya apakah berdasarkan nomor kursi atau kriteria usia masih kita tunggu petunjuk teknisnya,” jelasnya.
Saimin mengatakan usia keberangkatan sendiri tahun ini 16 hingga 64 tahun. Maka lewati usia 64 tahun maka belum dapat diberangkatkan.
“Yang usia 64 keatas maka harus istirahat,” tutupnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







