Perbanyak Ibadah, KNPI Kaltara: Kaum Muda Harus Sukses Berpuasa

benuanta.co.id, TARAKAN – Seringkali kaum muda tergiring aktivitas yang mengganggu kesucian bulan Ramadan. Untuk itu, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Utara mengajak kaum muda fokus menjalankan ibadah puasa ini dengan kesungguhan dan disertai perbuatan baik.

KNPI Kaltara sebagai organisasi representatif kepemudaan, menaruh perhatian serius atas perbuatan balap liar, tawuran, perjudian, miras, prostitusi, yang marak terjadi dalam waktu ini. Tak jarang yang terlibat ialah remaja dan kaum muda. Selain memicu kerugian besar, aktifitas itu juga menghilangkan makna peribadatan selama Ramadan.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Tinggi Gelombang di Kaltara, Faktor Regional Lebih Dominan

Diterangkan Ketua DPD KNPI Kaltara, Komaruddin, bulan Ramadan ini merupakan bulan pengampunan dan penuh keberkahan. Seharusnya dimanfaatkan oleh semua umat Islam tak terkecuali kaum muda.

“Ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan pahalanya berlipat ganda dibanding di luar Ramadan. Jangan sia-siakan bulan Ramadan, mari isi dengan aktivitas yang baik dengan kegiatan ibadah,” jelas Komaruddin kepada benuanta.co.id, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga :  Kejati Kaltara Geledah Tiga OPD di Kantor Gadis, Dalami Dugaan Pelanggaran Tambang

Oleh karena itu, ia menganjurkan kepada anak-anak muda, diselingi peran orang tua agar rutin mendengarkan ceramah agama, salat dan membaca Qur’an. Mantan anggota DPRD Kaltara ini pun menekankan agar kaum muda enggan menggunakan waktu ini untuk balap motor, tawuran, main petasan, perjudian dan miras.

KNPI Kaltara mendorong kaum muda berdampak positif pada lingkungan dan menjaga kamtibmas serta membantu program pemerintah.

Baca Juga :  Tiket Speedboat Tanjung Selor–Tarakan Kini Bisa Dibeli Online

“Habis tarawih hindari dan salat subuh hindari aktivitas balap liar, tawuran yang merugikan kita semua. Akibatnya bisa celaka, cedera bahkan meninggal dunia yang rugikan keluarganya,” urainya.

“Sukses menjalankan sholat tarawih selama satu bulan penuh, berpuasa penuh, kemudian juga tadarus Al-Qur’an hingga khatam dan membayar zakat,” tutup Komaruddin. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *