Ikan di Pasar Jamaker Nunukan Mulai Mahal, Pedagang Tuding Akibat Terang Bulan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Menjelang hari raya Idul Fitri terpantau harga ikan di pasar Jamaker Nunukan mengalami kenaikan harga.

Selain harga ikan yang naik, stok ikan di pasar juga mengalami penurunan bahkan banyak pedagang ikan yang tidak menjual ikannya. Bahkan hanya beberapa jenis ikan yang ada di pasar yakni ikan Kayu, ikan Layang dan ikan Bandeng.

Ikan Kayu mengalami kenaikan harga yakni Rp 35 ribu – Rp 40 ribu per kilo yang sebelumnya hanya dijual sekitar Rp 30 ribu- Rp 35 ribu per kilo, ikan layang yang sebelumnya dijual sekitar harga Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kilo sekarang menjadi Rp 30 ribu – Rp 35 ribu per kilo, sedangkan ikan Bandeng yang biasanya hanya seharga Rp 20 ribu – Rp 30 ribu per kilo naik menjadi harga Rp 35 ribu – Rp 40 rb per kilo.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja Sektor Jasa Konstruksi melalui FGD

“Ikan lagi mahal karena lagi musim terang bulan jadi susah nangkap ikan, apa lagi ikan bandeng hampir seminggu ini kosong di pasar karena tidak ada petambak yang panen kalau pun ada mahal dijualkan. Kalau sudah selesai terang bulan biasanya stok ikan kembali banyak dan harganya pasti turun kembali sebelum hari raya,” kata Hafid, pedagang ikan, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Extra Dropping dan Gelar Operasi Pasar Sambut Ramadan dan Nyepi

Kenaikan harga ikan di pasar Jamaker berkisar 5 ribu – 10 ribu rupiah. Meskipun mengalami kenaikan harga, aktivitas jual beli ikan tetap berjalan seperti hari-hari biasanyaa.

“Bosan makan daging ayam terus, jadi biarpun harganya naik tetap kita beli walaupun cuman 1 kilo,” ujar Merry salah satu warga.

Sedangkan harga ayam di pasar Jamaker tidak mengalami kenaikan harga. “Harga ayam masih normal Rp 40 ribu per kilo, untuk kenaikan harga tergantung dari peternak ayam kalau harga dinaikan menjelang hari raya maka kami juga akan menaikkan harga,” tandas Henri.(*)

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Gandeng DMI Kaltara: Berikan Perlindungan Jaminan Sosial bagi Ekosistem Masjid

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *