Air Banjir Tidak Baik untuk Anak

benuanta.co.id, TARAKAN – Banjir di Jalan Dr. Soetomo Kelurahan Karang Balik pada Selasa siang (20/4/2022) diwarnai kegembiraan anak-anak yang bermain di tengah genangan air banjir. Meski anak-anak merasa senang, bermain air banjir dapat membawa beragam risiko bagi kesehatan dan keselamatan anak-anak.

Banjir di jalan tersebut, berdasarkan keterangan warga sekitar dinyatakan kerap kali terjadi bila hujan deras mengguyur seperti pagi tadi. Kondisi tersebut sejalan dengan pilihan bermain anak-anak yang menyukai genangan air untuk dijadikan sarana renang.

Merespon maraknya anak-anak yang bermain di tengah kondisi banjir, pihak BPBD Kota Tarakan menyampaikan hal itu mengancam terjadinya kecelakaan pada anak-anak.

Baca Juga :  Jelang Imlek 2026, Warga Tionghoa Mulai Padati Kelenteng

“Berkaitan dengan kegiatan anak-anak bermain saat banjir, secara risiko memang bersifat kecil karena dimungkinkan hanya terjadi kecelakaan yang menyebabkan luka atau goresan pada kulit kaki maupun tangan bila mengenai benda tajam, keras yang tidak terlihat dalam air genangan tersebut,” ungkap Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tarakan, Budi Soenjoto kepada benuanta.co.id, hari ini.

Menurut Budi, situasi dan kondisi banjir atau genangan tersebut tergambar hanya tenang dan perlambatan mengalami surut, sehingga kata dia tidak mengancam arus air menghanyutkan anak-anak tersebut.

Baca Juga :  JPO Yos Sudarso Ditempati Orang Terlantar, Dinsos Tarakan Gerak Cepat

Sementara itu, dokter spesialis anak dr. Franky Sientoro yang juga Plt. Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK mengatakan aktifitas bermain anak-anak di wilayah banjir dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Untuk itu, ia menekankan peran orang tua agar menghindarkan anak-anaknya berpergian saat banjir melanda.

“Ya pasti berdampak pada kesehatan, karena air banjir cukup banyak kuman-kuman, terutama bisa terjadi infeksi pada kulit, diare dan lain-lain,” urai dr. Franky Sientoro.

Baca Juga :  Bertahap, DPUPR Mulai Rancang Pembangunan Pusat Pemerintahan di Wilayah Utara Tarakan

Anak-anak mengaku cukup senang bermain di jalanan tersebut ketika banjir. Seperti halnya Cali, seorang siswa SD kelas 6 di salah satu sekolah, ia pun bersama teman-temannya tak hanya bermain namun juga membantu pengendara yang terhambat akibat banjir.

“Kalau banjir aja baru kami main di jalanan. Enak bah, bisa kita berenang ramai-ramai. Kami juga bantu dorong motor sama mobil yang susah jalan kena air,” tutupnya. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *