Bantuan Sembako dan Migor Cair, Masyarakat Akui Merasa Terbantu

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah telah mencairkan bantuan sembako dan minyak goreng untuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 500 ribu rupiah.

Bantuan jenis minyak goreng ini tergolong baru karena harganya yang semakin mahal. Koordinator Penyaluran Kantor Pos Tarakan Tengah, Ahyan Suadi menerangkan bahwa bantuan sembako ini sebesar Rp 200 ribu dan ditambah bantuan minyak goreng sebesar Rp 300 ribu per satu bulan.

“Jadi kalau ditotal dari Februari, Maret, April sebesar Rp 300 ribu, total bantuannya yaitu sebesar Rp 500 ribu dan diharapkan bantuan ini bisa dibelikan sesuai dengan sembako yang diminta pemerintah,” terangnya saat ditemui, Senin (18/4/2022).

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

Adapun sembako yang diharapkan dapat dibeli oleh masyarakat ialah berupa beras atau minyak goreng. Penyaluran bantuan ini dilakukan sejak Selasa, 12 April 2022 lalu.

“Maksimal penyalurannya sampai 21 April 2022 nanti, memang agak singkat ya tapi sekarang kita sudah 70 persenan tersalurkan,” ungkap dia.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Ahyan, terdapat sebanyak 7.862 jiwa di Kota Tarakan yang tercatat mendapatkan bantuan ini.

“Kalau syaratnya itu orang-orangnya sudah ditentukan dari kementerian, kami hanya menerima data saja dari pusat. Kalau bantuan sembako ini sudah berjalan awal tahun tapi kalau minyak goreng ini baru saja,” bebernya.

Disinggung soal kendala dalam penyaluran bantuan ini, pihaknya mengaku tidak ada kendala yang cukup serius. Hanya saja, para penerima terkadang terhambat masalah administrasi seperti kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga :  Selama Ramadan Polres Tarakan Antisipasi Balap Liar hingga Penimbunan Bahan Pangan

“Biasaya kalau begitu (hilang) kami minta dokumen tambahan dari RT misalnya, karena kan ada beberapa warga yang sudah dinilai oleh perangkat kelurahan maupun RT itu tidak layak menerima bantuan ini,” tutur Ahyan.

Terpisah, salah satu warga, Minarsih yang kesehariannya bekerja sebagai buruh cuci di salah satu hotel yang ada di Tarakan mengaku cukup senang mendapatkan bantuan ini. Nantinya ia juga akan menggunakan uang ini untuk membeli sembako yang telah diamanatkan oleh pemerintah.

“Ini untuk sembako sebulan, sama subsidi minyak tiga bulan ya dipakai untuk beli beras, minyak. Kemarin dari RT didaftarkan ke dinas sosial,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Polisi Cek Kesiapan Pengamanan di Tempat Ibadah

Ia mengaku bahwa sudah mendapatkan bantuan ini sejak tahun 2020. Dengan penghasilan yang serba terbatas, ia selalu merasa cukup dan bersyukur, kendati saat ini harga bahan pokok di pasaran terbilang cukup mahal.

“Seliter (minyak) masih mahal, Rp 25 ribuan kalau tidak salah. Ya saya di rumah ada anak juga 2, saya sama suami. Kalau suami saya tidak kerja, saya aja kerja laundry di hotel ya lumayan-lumayan dicukup-cukupkan saja mau bagaimana lagi,” singkatnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *