WBP Lapas Kelas IIB Nunukan Produksi 16.000 Paving Block dan 3.000 Batako

benuanta.co.id, NUNUKAN – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Nunukan memproduksi paving block sebanyak 16.000 buah dan 3.000 batako pada Sabtu, 16 April 2022.

Kepala Lapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan salah satu faktor yang membuat warga binaan kembali melakukan pelanggaran hukum saat keluar dari tahanan adalah kurangnya bekal keterampilan untuk mencari pekerjaan.

Sehingga dengan pemberian pembinaan kemandirian menjadi salah satu solusi yang diterapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Perda, Satpol PP Nunukan Gelar Rakor Gambaran Umum Pelaksanaan Tugas

Lapas Nunukan terus berupaya melakukan pemberdayaan warga binaan melalui pembinaan keterampilan, dengan menggandeng pihak-pihak terkait yang dinilai dapat mendukung kegiatan pelatihan kemandirian di lapas, salah satunya yakni Politeknik Negeri Nunukan.

“Kami (Lapas Nunukan) melaksanakan pelatihan pembinaan kemandirian berupa pembuatan paving block dan batako press di Lapas Nunukan Semenjak bulan Februari lalu. Setelah dilakukan pelaksanaan assessment bulan januari lalu terhadap warga binaan dan tersaring 15 warga binaan dinilai dapat mengikuti pelatihan dan selanjutnya praktek langsung membuat paving block dan batako press,” kata I Wayan.

Baca Juga :  Musrenbang se-Pulau Nunukan Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Inklusif

Dari pelatihan pembuatan paving block dan batako press tersebut, selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mempercantik Lapas. I Wayan juga mencontohkan paving block tersebut yakni digunakan untuk pembangunan atau membuat jalan pada sarana asimilasi dan edukasi Lapas Nunukan.

“Di samping meningkatkan keterampilan warga binaan, pembinaan kemandirian tersebut juga akan bermanfaat untuk organisasi jika sudah berjalan dengan baik dalam hal produksinya,” jelasnya

Baca Juga :  Pastikan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran, Damkar Nunukan Cek Apar di Kampung Nelayan 

Untuk diketahui, terdapat 16.000 paving block dan 3.000 batako yang sudah di buat. Kegiatan ini dinilai sangat positif sebagai pembinaan WBP, selain disediakan fasilitas untuk penyaluran bakat, WBP juga dididik untuk aktif bekerja. (*)

Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *