Safari Ramadan, Peluang Menggairahkan UMKM

MALINAU – Selain memperkuat silaturahmi, safari yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di 5 kabupaten/kota dapat menjadi gairah bagi pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di provinsi termuda ini.

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan momen ramadan dapat dijadikan sebagai upaya pemulihan ekonomi. Karena itu, ia berharap kepada pelaku UMKM dapat memanfaatkan momen tersebut untuk membangun usahanya.

Safari ini juga dimaksudkan untuk menggeliatkan perekonomian para pelaku UMKM di masing-masing kecamatan yang ada di kabupaten/kota se-Kaltara.

Baca Juga :  Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Para pelaku usaha kecil bisa menjajakan kerajinan tangannya kepada masyarakat di waktu sore hari. Baik dalam bentuk olahan makanan, jajanan ringan, minuman, maupun kerajinan-kerajinan lainnya.

“Safari ini ajang silaturrahim dengan masyarakat. Di sini ada juga pelaku UMKM dengan berbagai karyanya dipasarkan. Sekaligus menginformasikan kepada masyarakat bahwa salat tarawih berjamaah di masjid sudah boleh, termasuk mudik Lebaran,” terang Gubernur saat menyapa pelaku UMKM di Kuliner Alun-alun Malinau Kota, Kamis (14/4/2022) malam.

Baca Juga :  Gubernur Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi

Dalam program safari ini, menyasar masjid-masjid di tiap kabupaten/kota. Setiap masjid terdapat lapak UMKM untuk memeriahkan buka bersama.

Gubernur mengungkapkan, program ini bagus untuk membantu pelaku UMKM bangkit setelah dampak pandemi Covid-19. Setidaknya, mereka mempunyai kesempatan dan wadah untuk memasarkan produk-produk unggulan para pelaku usaha.

Mulai dari jajanan khas, hingga aneka olahan makanan dan minuman. “Bagi masyarakat Kabupaten Malinau, ajang ini bagus untuk menjualkan produk. Karena sudah dua tahun terdampak pandemi,” tuturnya.

Baca Juga :  Belum Ada Instruksi Pemutihan Pajak Kendaraan, Bapenda Dorong Kepatuhan Warga

Gubernur juga mengungkapkan, pemerintah juga tengah berupaya memajukan destinasi wisata religi di tiap kabupaten/kota.  Dengan begitu, bisa menjadi wadah para pelaku usaha kecil untuk berjualan. (dkisp)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *