benuanta.co.id, NUNUKAN – Selama Ramadan Kantor Urusan Agama (KUA) Nunukan sepi dikunjungi warga yang hendak mengurusi pernikahan. Iwan Warga Nunukan mengatakan, nikahan identik dengan acara jamuan makan sehingga di bulan ramadan tidak ingin ibadah puasa terganggu sehingga warga tidak memilih untuk menikah di bulan suci.
“Mungkin itu alasan orang tidak melakukan pernikahan pada saat bulan Ramadan,” kata Iwan kepada benuanta.co.id, Rabu (13/4/2029).
Staf KUA Kecamatan Nunukan, Drs. H. Syaripuddin, di bulan Ramadan jarang yang melakukan pernikahan, walaupun ada itu jarang terjadi. Hingga saat ini, Rabu 13 April 2022, belum ada yang melakukan pendaftaran pernikahan di bulan Ramadan
“Sebenarnya bulan untuk menikah itu bagus, namun tergantung lagi kepada masyarakat itu sendiri, kemungkinan di bulan Ramadan itu masyarakat mengutamakan ibadah puasa,” kata Syaripuddin.
Setalah selesai ramadan atau idul Fitri baru akan terjadi peningkatan warga menggelar pernikahan.
Sejak Januari hingga 31 Maret 2022, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nunukan mencatat 105 pasangan pengantin yang sudah dinikahkan. Pada Januari ada 34 pasangan, Februari 32 dan Maret 39 pasangan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







