benuanta.co.id, TARAKAN – Seekor ular Phyton berukuran besar yang melintas di jalan sekitar Bandara Juwata Tarakan, sempat mengagetkan warga lantaran mengganggu pengguna jalan. Karena hal tersebut, Tim Animal Rescue PMK Tarakan bergegas mengevakuasi, Rabu (6/4/2022).
Kepada benuanta.co.id, PMK menjelaskan bahwa ditemukannya ular itu disinyalir atas laporan warga pada pagi tadi, pukul 05.45 WITA. Beragam kendala harus dihadapi petugas, namun alhasil ular dengan panjang 3 meter itu mampu dievakuasi ke Hutan Gunung Selatan.
“Warga melihat ular melintas di jalan masuk bandara, sehingga mereka melaporkan ke PMK. Saat kami tiba di lokasi, selanjutnya dilakukan observasi dan melakukan tindakan penangkapan,” ujar Kasi PMK dan Penyelamatan.
Ular phyton dengan diameter 10 centimeter dan berat sekitar 15 kilogram, diakui PMK terdapat kendala-kendala dalam penanganannya. Untuk itu, pihaknya dengan peralatan standar dan tim yang ada, berhasil menanganinya.
“Evakuasi ular phyton itu, kendalanya karena kemampuan melilitnya itu kan kuat dan membahayakan kita (PMK). Jadi harus dievakuasi oleh 2 sampai 3 orang dan menggunakan alat yang standar,” sambung Irwan.
Irwan juga menjelaskan, bahwa pada pagi tadi lokasi tersebut diguyur rintik-rintik hujan, sehingga kondisi tergolong licin. “Jadi kita segera evakuasi, isi dalam karung lalu dipindahkan ke Hutan Gunung Selatan,” ucapnya.
Pihaknya menduga hewan berbahaya itu berasal dari semak belukar yang tak jauh dari ruas jalanan itu. Ular tersebut dapat sampai di jalan itu, menurutnya lantaran mengikuti mangsanya seperti tikus, kodok dan lainnya.
“Masuknya hewan buas seperti itu ke pemukiman warga sering sekali. Setiap bulannya selalu ada kami tangani. Mungkin karena habitatnya semakin degradasi,” tutup dia. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







