Beras Lokal Tana Tidung Siap Dikomersilkan ke 3 Tempat Ini

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Sukses dipasarkan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, berencana memperluas pasar penjualan beras lokal ke seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Dinas Perindustrian Perdangangan dan Koperasi (Disperindagkop) KTT berencana memasarkan beras lokal KTT secara komersil dengan menaruhnya di sejumlah toko sembako.

“Karena produksinya yang terbatas, kita (Disperindagkop) hanya menjualnya hanya di kalangan ASN saja. Makanya kita ingin bekerja sama dengan toko sembako untuk menjual beras lokal ini,” kata kepala Disperindagkop KTT, Hardani Yusri, Selasa 29 Maret 2022

Pria yang akrab disapa Yusri itu juga menyebut tidak semua toko bisa menjual beras lokal KTT yang dikenal sebagai beras gunung.

“Hanya 3 toko. Toko Takaban dan Seroja itu sudah siap memasarkan beras ini dan 1 tokonya lagi itu merupakan galeri produk UMKM Disperindagkop,” bebernya.

Saat ini minat masyarakat terhadap beras lokal KTT sudah mengalami peningkatan. Di mana jumlah kebutuhan beras lebih tinggi dari jumlah beras yang diproduksi.

“Masalah kita dan petani setempat hanya diproduksinya saja, karena kita produksinya masih terbatas,” ujarnya.

Selain jumlah produksi terbatas, faktor cuaca juga mempengaruhi angka produksi beras lokal KTT ini. Menurut pencetus program beras lokal ini yang juga merupakan Kades Desa Tideng Pale, Riahadi mengatakan faktor cuaca juga menentukan angka produksi beras lokal.

“Kalau cuacanya bagus kita produksinya bisa cepat dan meningkat. Tapi kalau cuaca hujan, maka jumlah produksi kita akan terhambat diproses penjemuran,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *