benuanta.co.id, NUNUKAN – Kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) jelang Ramadan sering mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini biasanya ditengarai tingginya kebutuhan dalam satu bulan Ramadan. Namun begitu, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UMK) Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan sudah menjamin ketersedian tersebut.
Kepala Dinas Koperasi UMK, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, Sabri, ST.M.Si, mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan di lapangan terkait ketersediaan bahan pokok (bapok) untuk kebutuhan sehari-hari.
“Menjelang Ramadan dan Idul Fitri berkomunikasi kepada pemasok barang agar dapat menambah pasokannya di Kabupaten Nunukan,” Kata Sabri, kepada benuanta.co.id saat ditemui di ruangan kerjanya pada Senin, (28/3/2022).
Walaupun saat ini belum ada perubahan kenaikan harga di pasar. Pihaknya akan mempersiapkan stabilisasi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Yakni, akan memastikan kecukupan stok dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
“Kami akan melaksanakan operasi pasar untuk memberi akses pangan murah bagi masyarakat menjelang puasa dan lebaran ya g nanti akan kami sebar di lima kecamatan,” jelasnya.
Selain itu, dia meminta kepada pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan barang dalam rangka spekulasi menjelang dan periode Ramadan – Idul Fitri 2022/1443 H.
“Melakukan antisipasi penyediaan pasokan baik dari sisi jumlah maupun ketepatan waktu pendistribusian barang, membantu pemerintah dalam penyelenggaraan pasar murah,” terangnya.
Stok dan harga per 22 Maret 2022, di antaranya gula pasir sebanyak 9.350 kilogram (kg), dengan harga perkilogram Rp12 ribu, sedangkan gula merah sebanyak 50 kg harga perkilogram Rp30 ribu. Telur Ayam sebanyak 6.740 piring, per piring Rp42 ribu. Sedangkan minyak goreng 4.427 kg perkilogram Rp22 ribu. Tepung 13.900 kg perkilogram Rp11 ribu, beras stok 126.000 kg harga Rp11 ribu sampai dengan Rp 15 ribu, cabe besar stok 210 kg harga Rp50 ribu, cabe rawit stok 410 kg harga Rp60 ribu, tomat stok 1.150 kg harga Rp8 ribu. Kol stok 2.500 kg harga Rp8 ribu, kentang stok 380 kg harga Rp15 ribu, kacang tanah stok 700 kg harga Rp30 ribu, dan kacang hijau stok 600 kg harga Rp25 ribu, serta bawang bombai stok 800 kg harga Rp25 ribu.
Ani, pedagang di Pasar Inhutani Nunukan mengatakan belum ada kenaikan yang signifikan belakangan ini. Hanya saja bawang merah dikisaran Rp35 ribu perkilogram, sedangkan bawang putih Rp28 ribu per kg.
“Ada kenaikan di bawang merah Rp5 ribu, dari situ semuanya aman masih harga tetap,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







