Buka MTQ ke XVII, H. Hanafiah: Harus Cetak Generasi Baru

benuanta.co.id, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XVII tingkat Kabupaten Nunukan pada Jumat, (25/3/2022) malam di Islamic Center Nunukan.

Di hadapan peserta sebelum pembukaan MTQ, Mukhlis Latasi LC membacakan ayat suci Al-Quran, Kepiawaian Mukhlis Latasi suara khasnya juga merdu dalam melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Dia adalah pemuda asal Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur yang menjuarai lomba puji rasul di Mesir Timur Tengah.

Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah mengatakan melalui MTQ ini seluruh masyarakat di Kabupaten Nunukan bisa bersama-sama menggali isi dari kandungan Al-Qur’an secara baik, sehingga memiliki benteng atau tameng yang kuat.

Baca Juga :  Tim Patroli Polres Nunukan Bubarkan Aksi Balap Lari di Jalan Antasari

“Agar kita tidak terpengaruh dengan sifat-sifat negatif terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak keimanan kita,” kata H. Hanafiah, Sabtu (26/3/2022).

Pelaksanaan MTQ ini merupakan kegiatan setiap tahun, oleh sebab itu dia berharap agar setiap tahun mempunyai generasi-generasi baru.

Dengan adanya kegiatan MTQ tingkat Kabupaten yang diikuti seluruh kecamatan, bisa mempererat silaturahmi, tidak hanya itu, anak-anak atau peserta bisa melihat secara langsung perkembangan pembangunan di Nunukan.

Baca Juga :  Penyeberangan Truk Nunukan-Sebatik Kembali Dibuka Sementara

“Ini merupakan edukasi kepada mereka walaupun era pandemi kegiatan bisa berjalan dengan baik, begitu pun pelayanan kepada masyarakat, namun harus tetap waspada dan menjaga prokes,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MTQ Nunukan, H. Tuwo, mengungkapkan LPTQ memiliki peran dalam pola pembinaan kepada peserta MTQ secara kesinambungan dan berkelanjutan untuk mempertahankan Nunukan menjadi juara umum.

“MTQ ke-XVII Nunukan ini diikuti sebanyak 631 peserta  dari 13 Kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Nunukan Susun Target Luas Tambah Tanam 

Ia menyebut, jika MTQ ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam mensyiarkan Al Quran di bumi Penekindi Debaya.

Untuk cabang yang dilombakan, terang Tuwo, terbagi menjadi 9 cabang mulai dari Tilawah dan Qira’at Mujawad/Murottal, Tartil, Tilawah anak-anak dan Fahmil Qur’an, Kaligrafi, Hafalan, Tafsir dan Hadist, Syarhil Qur’an.

Perhelatan MTQ Ke- XVII Tingkat Kabupaten tersebut berlangsung pada 25 hingga 28 Maret 2022. (*)

Reporter:  Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *