benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Selama pandemi Covid-19, pariwisata unggulan di Kabupaten Tana Tidung (KTT), mengalami penurunan jumlah pengunjung. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah.
Salah satu wisata unggulan yang mengalami jumlah penurunan pengujung yang cukup signifikan, yakni destinasi wisata Gunung Rian.
Kepala Seksi Kepariwisatawan Dinas Pariwisata KTT, Imam Noviwidianto mengatakan penurunan jumlah pengunjung ini terlihat dari jumlah pengunjung di akhir bulan Desembar tahun lalu.
Dari catatan buku pengunjung tak sampai 3.000 orang yang berkunjung ke Gunung Rian. Padahal menurut Imam, di bulan Desember biasanya wisatawan yang berkunjung ke Gunung Rian lebih dari angka tersebut.
“Kalau dulu jumlah kunjungan akhir tahun itu mencapai 3.000-an orang lebih, tapi selama pandemi Covid-19, jumlah pengunjung menurun di bawah angka 3.000 kunjungan. Hal serupa juga terjadi di beberapa destinasi wisata unggulan lainnya yang ada di KTT,” ujar Imam Noviwidianto, Kamis (17/3/2022).
Imam mengungkapkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan ini juga terjadi di destinasi Hutan Sosial, Desa Kujau.
“Data pastinya kita belum tahu, tapi kalau penurunan jumlah pengunjung itu jelas terjadi, karena sempat tutup lama juga destinasi wisata ini (hutan sosial),” terangnya.
Tak ingin sektor wisata melesu, Imam berencana akan melakukan pemulihan di sejumlah sektor destinasi wisatwa yang ada di KTT. Seperti memperbaiki manajeman pengelolaan dan perbaikan disejumlah sarana-prasarana destinasi wisata.
“Insyallah akan kita lakukan, karena sektor wisata KTT memang sektor yang cukup menjanjikan, jadi memang perlu kita beri perhatian yang lebih lagi untuk sektor ini,” tutupnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Yogi Wibawa







