benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 256 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) stranded dari Tawau Malaysia diperkirakan akan tiba di Indonesia pada pukul 16.00 Wita, Rabu 16 Maret 2022 melalui pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kabupaten Nunukan.
Kepala UPT BP2MI Nunukan, Kombes Pol F. Jaya Ginting, AMk. SH MH, mengatakan Standar Operational Prosedur (SOP) penjemputan dilakukan dengan prokes ketat sampai penempatan mereka di rusunawa.
Setibanya di Nunukan 256 TKI akan mengganti masker, menggunakan hand sanitizer, setelah itu dilakukan tes antigen dan PCR, lalu akan dilakukan pengecekan dokumen keimigrasian dan terakhir pemeriksaan beacukai Nunukan.
“Setelah mereka melewati proses pemeriksaan kesehatan dan dokumen, langsung kami bawa ke rusunawa, untuk menjalani karantina selama 5 hari sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” ujar Ginting.
Selain itu, TKI stranded (terlantar) sebagian besar merupakan TKI yang masa kerjanya habis atau masa aktif paspornya mati. Karena permasalahan administrasi tersebut membuat mereka kembali ke tanah air agar dapat mengurus perpanjangan atau karena ingin pulang dan tidak lagi kembali ke Malaysia. Hal itu akan terjawab ketika mereka diinterview.
Awalnya target sebanyak 500 yang melakukan pendaftaran namun setelah diverifikasi hanya 256 TKI yang terverifikasi yang berhak untuk kembali Indonesia.
“Untuk stranded tidak dirinci secara detail, kita hanya menerima daftar yang terverifikasi saja,” jelasnya (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







