Sebut Gersang, DPRD Tarakan Merasa Tertipu soal Proyek Wisata Pantai Amal

benuanta.co.id, TARAKAN – Pengerjaan proyek pembangunan wisata Pantai Amal tahap II, dinilai Komisi III DPRD Tarakan tidak sesuai dengan rencana. Selain menyoroti agar kontruksi diperbaiki, DPRD berpendapat suasana area wisata itu kurang mengundang selera wisatawan.

Kunjungan DPRD Tarakan pada Selasa (8/3/2022) lalu, cukup banyak memberi catatan kepada pelaksana proyek dan pemerintah Kota Tarakan.

Baca Juga :  BPJS PBI Sebagian Masyarakat Dinonaktifkan, Ini Alasannya

Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Mustain mempertanyakan kondisi sekitar pembangunan wisata itu yang dinilainya cukup gersang. Anggota Komisi III DPRD Tarakan, menyusuri sekitaran proyek tahap II yang berukuran 700 meter itu. Didampingi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan pihak proyek, menuai perbincangan serius di lapangan.

“Kami melihat suasana gersang, hanya banyak tiang listrik tanpa ada pepohonan pelindung yang besar. Kita merasa siapa yang mau berkunjung ke situ,” ucap Mustain kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Polisi Cek Kesiapan Pengamanan di Tempat Ibadah

Seolah merasa tertipu dengan promosi proyek Pantai Amal tahap II, ia berharap berbagai masukan DPRD dapat ditindaklanjuti oleh pelaksana proyek.

Dengan dukungan APBD senilai Rp 57 miliar, ia menekankan keharusan pengerjaan yang baik dan tuntas.

“Kita tertipu lah dengan gambar lewat media yang tersebar, indah lewat media tetapi di lapangan gersang,” tambah politisi Partai NasDem tersebut.

Baca Juga :  Satpol PP Tegaskan Penertiban PKL Kawasan Bandara Juwata Sesuai Perda

Kemudian, Mustain membeberkan soal kemampuan anggaran yang dikatakannya berjalan normal. “Anggaran kan sudah di plot, tidak ada masalah. Tinggal penyelesaian, cukup dulu penambahan anggaran,” pungkasnya.(*) 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *