Air Tak Mengalir Saat Kebakaran, PDAM : Pipa Kami Bocor Terbakar

benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran satu unit rumah milik Tohari (38) di RT 2 Jalan Rawa Sari Indah, Kelurahan Karang Harapan, sempat mengalami kendala ketika proses pemadaman api yang dilakukan petugas PMK dan warga setempat.

Pasalnya, warga sekitar sempat kesulitan mendapatkan air lantaran aliran PDAM diduga mati pada siang hari. Namun saat itu juga, warga langsung berupaya menghubungi PMK Kota Tarakan.

Pemilik rumah mengaku pihaknya sempat terbantukan oleh warga, namun bangunan yang juga digunakan untuk anak-anak mengaji itu tak luput dari amukan si jago merah.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

“Warga ada yang melapor ke pemadam dan Basarnas cari air kebetulan air PDAM mati,” ujar Tohari, Jumat (11/3/2022).

Berita Terkait :

Tak hanya kesulitan air bagi ketika membantu pemadaman. Saat menuju ke lokasi kebakaran, PMK mengaku sempat ada beberapa kendaraannya yang kelewatan lokasi.

Analis Kebakaran PMK Tarakan menguraikan, hasil pengumpulan informasinya di lapangan, saat kejadian terlebih dahulu warga sekitar berusaha mencari air, kemudian menghubungi pihaknya.

“Jadi api sudah membesar, mereka kan sibuk cari air, pas juga air (PDAM) sedang tidak mengalir kan. Lalu kami tanyakan, katanya belum sempat telepon pemadam. Tapi saat itu ada juga warga yang langsung menghubungi PMK,” ucap Hendri kepada benuanta.co.id, sore ini.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Imbau Warga Jaga Imunitas dan Terapkan PHBS di Musim Pancaroba

“Bila ada kebakaran, patokan kita itu asap. Saat menuju lokasi ada beberapa kendaraan kami yang keterusan melewati gang 84 (lokasi kebakaran). Akses jalan cukup lancar lah, tidak terlalu ramai seperti di kota. Pemadaman api berlangsung sekitar 20 menit dan pendinginan sekitar 15 menit,” tutup Hendri.

Sementara itu kepada benuanta.co.id, pihak PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menepis air PDAM tak mengalir pada saat kejadian kebakaran.

Baca Juga :  Perdana, 30 Wisudawan di Tarakan Menyandang Gelar Sarjana Lansia

Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Alam Tarakan, Sunarto menegaskan saat kebakaran, air PDAM dipastikan mengalir ke wilayah tersebut.

“Intinya air kami tidak mati. Kebetulan penjaga embung langsung ke lokasi kebakaran tadi. Kalau mati (air PDAM), air tidak mungkin berhamburan di situ. Pipanya bocor karena terbakar, artinya air tidak mati,” tutup Sunarto. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *