Hutan Mangrove Bebatu Bais, Pengunjung Bisa Saksikan Sunrise dan Sunset

benuanta.co.id, NUNUKAN – Wisata Hutan Mangrove Bebatu Bais lebih banyak di kunjungi pada sore hari, karena bisa melihat secara langsung sunset. Pengunjung juga lebih banyak berkunjung saat akhir pekan Sabtu dan Ahad.

Menurut data pengunjung perminggu pengunjung lokasi wisata ini mencapai 300 orang sehingga satu bulan rata-rata 1.400 pengunjung.

Berada di Hutan Mangrove Bebatu Bais, pemandangan menarik di atas jembatan warna-warni selebar 1,5 meter yang membentang sepanjang 300 meter. Jembatan berbahan kayu ini beberapa fasilitas seperti lubung (Gajebo kayu) sebanyak 5 unit, satu menara dan spot selfi sebanyak dua titik.

Baca Juga :  9 Hari Perjalanan ke Krayan, Alsintan Kementan Terhambat Sungai Binuang

Pengurus Wisata Hutan Mangrove Bebatu Bais, Desa Setabu, Amel mengakui pada akhir pekan lebih banyak pengunjung baik masyarakat lokal bahkan luar pulau mendatangi tempat wisata untuk menikmati suasana asri alam Setabu tersebut.

“Kalau hari libur banyak pengunjung,” kata Amel, kepada benuanta.co.id, Ahad 6 Maret 2022.

Wisata Hutan Mangrove ini juga menyajikan sunrise dan sunset, orang lebih sering berkunjung pada sore hari, bisa bersama keluarga maupun pacar bahkan dengan teman-teman.

Nah, menara dua lantai dengan ketinggian 10 meter juga bisa melihat secara langsung dan secara luas lautnya Sebatik. Selain menara ada juga panggung yang bisa digunakan untuk level music maupun mengadakan kegiatan di wisata tersebut.

Baca Juga :  Kurangi Jumlah Kebakaran di Nunukan lewat Sosialisasi Rutin Damkar

Untuk masuk di wisata mangrove ini akan dikenakan biaya sebesar Rp 5. 000 untuk orang dewasa, sedangkan anak-anak Rp 2.000 pada hari Senin dan Jumat, sedangkan hari weekend Sabtu dan Ahad atau hari besar Rp 10.000 dewasa anak-anak Rp 5.000 perorang.

“Harga yang ditetapkan ini berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat dari semua desa atau BUMDESMA Bisa Bangun Tenguyun, Kecamatan Sebatik Barat,” jelasnya.

Halimun, warga Nunukan mengatakan, baru pertama kali datang ke objek wisata Hutan Mangrove Bebatu Bais yang ada di pulau Sebatik, Karena selama ini dia hanya melihat story status temannya di media sosial.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Trantib, Satpol PP Nunukan Susun Peta Rawan Berbasis Data

“Ini pertama kali datang di sini, tempatnya juga emang sangat menarik dan bisa sambil melihat laut nggak kesal datang di sini pokoknya,” jelasnya.

Lanjutnya, tadi sebelum masuk bayar dulu untuk orang dewasa hari weekend Rp 10.000, tidak apa yang penting tidak kecewa sudah masuk melihat dan menikmati fasilitas yang telah disediakan. Makin lengkap berkunjung membawa makanan bersama keluarga, maupun teman-teman. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *