benuanta.co.id, BULUNGAN – Kecelakaan kapal tugboat yang terjadi pada Jumat, 4 Maret 2022 sekira pukul 23.30 ternyata tidak hanya melibatkan Dani dengan status dalam pencarian. Namun, terdapat seorang korban lain yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, pukul 01.25 dini hari, pihaknya berhasil menemukan korban lain yakni Andi Alfian di sekitaran Sungai Sabhanar.
“Dalam keadaan sudah meninggal dunia, selanjutnya jenazah di evakuasi ke rumah sakit Tanjung Selor menggunakan ambulance,” ungkap Plt Kalak BPBD Bulungan, Darmawan ke dalam rilisnya, Sabtu (5/3/2022).
Dilanjutkannya, pencarian tersebut harus dihentikan karena sudah larut malam dan kembali dilakukan pencarian pada pagi hari di lokasi yang sama.
Berdasarkan keterangan saksi kecelakaan tersebut terjadi karena korban dalam pengaruh alkohol yang memang merencanakan drama untuk lompat ke sungai.
Dalam rilis tersebut diterangkan korban sedang minum di rumah salah seorang rekannya yang bernama Radit. Tak sendiri, korban juga bersama rekannya laki-laki Yulius dan satu orang perempuan yaitu Juari. Saat sudah berada di tug boat Kayan 3, bertemu dengan Dani yang kini masih dalam pencarian.
“Setelah bicara sebentar saudari Juari langsung terjun ke sungai dan di tolong oleh Yulius begitu juga saudara Dani ikut meloncat untuk menolong, tetapi Yulius dan Juari selamat bisa naik ke darat sedangkan Dani tidak timbul (tenggelam)” jelasnya.
“Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, Dani tidak bisa berenang dan mencebur sudah direncanakan semacam membuat drama pada saat minum di rumah Radit,” sambungnya.
Sebagai informasi, Andi Alfian merupakan salah satu crew tug boat Kayan 3 yang berdomisili di Jakarta Selatan. Pria berusia 27 tahun ini memang memiliki pekerjaan sebagai pelaut.
Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, Sat Polair Bulungan dan BPBD Bulungan sedang melakukan pencarian korban Dani. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa







