benuanta.co.id, BULUNGAN – Mobil pikap yang tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lima Dara Jalan Trans Kaltara tepatnya di Kilometer 2, terbakar hingga mengagetkan semua orang di sekitarnya.
Awal kejadian pada Kamis, 3 Maret 2022, sekitar pukul 20.30 malam. Sebuah mobil Grandmax masuk ke dalam SPBU Lima Dara mengisi BBM jenis pertalite. Tidak lama kemudian, muncul api dari dalam mobil.
“Mobil yang terbakar merupakan jenis Grandmax yang dikemudikan oleh Khori,” ucap Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan, IPTU Mhd Khomaini kepada benuanta.co.id, Jumat 4 Maret 2022.
Keterangan yang disampaikan petugas SPBU, saat dilaksanakan pengisian ke dalam tangki sebelah kiri mobil tersebut. Posisi kendaraan dalam keadaan hidup, kemudian tidak lama muncul api yang berkobar dari samping kemudi.
“Jadi saksi atas nama Agustinus Lowai melihat ada kobaran api yang keluar dari samping kursi supir,” ujarnya.
Karena api terus membesar, akhirnya petugas SPBU berinisiatif mendorong mobil tersebut menjauh dari nossel karena dikhawatirkan merembet hingga bisa menyebabkan kebakaran besar terhadap SPBU Lima Dara.
“Petugas SPBU bernama Agustinus dan Iswanto pun mendorong mobil tersebut menjauh dari Nossel Pertalite. Ternyata api makin membesar dan menghanguskan seluruh mobil,” tuturnya.
Agar tidak terjadi kebakaran besar, masyarakat sekitar SPBU pun menghubungi Pemadam Kebakaran (PMK) Bulungan. Dalam pemadaman itu, petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api.
“Sekitar pukul 21.30 wita api dapat dipadamkan oleh PMK. Dugaan sementara kebakaran tersebut karena korsleting arus listrik pada mobil milik Khori. Kerugian materil akibat kejadian kebakaran tersebut belum dapat diketahui,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Matthew Gregori Nusa







