benuanta.co.id, TARAKAN – Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kecil kembali mendatangi Gedung DPRD Kota Tarakan, Selasa 1 Maret 2022 sore.
Kedatangan mahasiswa ini mempertanyakan capaian kinerja DPRD Tarakan selama 2,5 tahun masa jabatan.
Para mahasiswa ini juga sempat melakukan orasi di halaman Gedung DPRD Kota Tarakan, kemudian melanjutkan pembahasan tuntutannya melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang paripurna DPRD.
Sebanyak 15 anggota DPRD Tarakan menerima puluhan perwakilan mahasiswa untuk berdialog di dalam ruangan. Perwakilan tersebut yakni GMKI, HMI, PMII, LMND, KAMMI, SMI, BEM Fakultas Hukum UBT, FKMDA, BEM Politeknik Bisnis Kaltara dan BEM STMIK PPKIA Tarakan.
Terdapat beberapa isu strategis turut dibawa mahasiswa ini untuk melakukan dialog. Di antaranya capaian Peraturan Daerah (Perda), Perumda, perkonomian, penanggulangan bencana, penyakit masyarakat (Pekat), sengketa lahan dan beberapa hal lainnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus menyapa para mahasiswa dan menuturkan selama ini DPRD telah berjalan bersama dengan Pemerintah Kota Tarakan dalam melakukan masing-masing tugas.
“Apa yang menjadi capaian Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes itu juga capaian bersama DPRD, karena termasuk dalam unsur pemerintahan. Berbagai masukan adik-adik (mahasiswa), telah dikerjakan oleh setiap komisi terkait,” ujar Yunus dalam rapat tersebut.
Hingga kini, diskusi masih berlangsung antara DPRD dan aliansi tersebut. Pihak legislatif melibatkan komisi terkait untuk menjawab setiap pernyataan mahasiswa.
Setiap perwakilan organisasi mahasiswa, juga tengah menyampaikan kajian isu yang diuraikan masing-masing sejalan dengan tuntutan awalnya. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Yogi Wibawa







