Peninggalan Kerajaan Majapahit Ditemukan di Juata Laut, Diduga Masih Terdapat Bangkai Kapal

benuanta.co.id, TARAKAN – Temuan benda diduga peninggalan kerajaan Majapahit oleh petani di lokasi perkebunan itu diduga masih menyimpan berbagai benda lainnya. Petani bernama Marten (72) pada Jumat, 18 Februari 2022 lalu menemukan benda berupa meriam, guci, mangkuk, piring keramik dan puing-puing pecahan keramik.

Selama 3 hari berturut-turut, Marten beserta sanak keluarganya berhasil menggali tanah dan menemukan benda-benda tersebut.

Meskipun hingga kini benda tersebut masih disimpan di kediamannya di RT 13 Kelurahan Juata Laut, ia berharap pemerintah ikut andil agar penemuan ini menjadi penelusuran sejarah dan budaya lebih lanjut mengenai peninggalan kerajaan Majapahit di Kaltara.

Baca Juga :  BPJS PBI Sebagian Masyarakat Dinonaktifkan, Ini Alasannya

“Sebagai orang awam, kami menduga masih ada benda-benda tersebut di kebun. Tetapi kami belum ada upaya untuk menyelidiki, maka itu kami harapkan pemerintah dapat menindaklanjuti,” ujar Marten yang didampingi keluarganya.

Selain mengharapkan apresiasi dari pemerintah terhadap dirinya yang berprofesi sebagai petani itu, ia pun masih menyimpan benda-benda tersebut. Dikatakan Marten, telah ada pihak-pihak yang menawarkan pembelian padanya, namun ia sontak menolak dan berharap tindak lanjut pemerintah atau pihak berwenang.

Baca Juga :  Harga Telur di Pasar Gusher Tarakan Naik Bertahap Jelang Imlek dan Ramadan

Berdasarkan informasi yang diperoleh benuanta.co.id di lokasi, tak sedikit warga sekitar yang menduga adanya bangkai kapal di sekitaran kebun yang tergolong rawa itu.

“Banyak yang bilang di situ ada kapal, tetapi kita orang awam ya tidak tahu. Kami temukan barang ini juga langsung di dalam tanah tanpa ada pembungkusnya. Saat menemukan, ada juga yang mengira ini bom, alat excavator lah,” tambahnya. (*)

Baca Juga :  Gempa M 3,0 Guncang Selatan Tarakan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *