benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan mendukung program layanan dokter terbang yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) pada tahun 2022.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengatakan anggaran dokter terbang tahun ini sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Walaupun begitu Dinkes Kaltara akan tetap berupaya untuk menjalankannya secara optimal.
“Anggaran dokter terbang tahun ini di bawah Rp 1 miliar yang menjadi sasaran kita masih tetap sama, yaitu dua daerah Nunukan dan Malinau,” kata Usman.
Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Hasan Basri mengatakan, progam dokter terbang ini sudah lama dilakukan di Kabupaten Nunukan jadi tinggal melanjutkan saja.
“Dokter terbang ini besar sekali manfaatnya di daerah pedalaman apalagi di daerah terpencil, jadi ini positif dan kita dukung,” ujar Hasan Basri, Senin (28/2/2022).
Lanjut dia Dokter terbang sifatnya insidental, dokter tenaga ahli didatangkan dari provinsi maupun pusat datang ke daerah yang beroperasi di hari-hari tertentu. Di Nunukan sendiri dokter terbang ini lebih ke wilayah Krayan dan Lumbis Hulu.
“Dengan adanya dokter terbang, masyarakat harus bisa memanfaatkan hal itu untuk melakukan pengecekan kesehatannya,” jelasnya.
Ia berpesan agar camat, kepala desa, dan pemangku kepentingan di kecamatan ketika ada dokter terbang yang datang segera mungkin menyampaikan kepada masyarakat. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







